Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persib Siap Ukir Sejarah di ACC 2026/27
- Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara
- Magnitudo Gempa Hari Ini Di Sumba Tercatat Yang Terbesar Dalam Sepekan Terakhir
- Harry Kane Puji Lini Serang Inggris Usai Hancurkan Kroasia 7-0
- Gagal Emas di Asian Games, Bintang/Sofyan Langsung Kejar Tiket Olimpiade
Pembangunan Harus Dirasakan Generasi Mendatang
Daerah Yang Tangguh Akan Kuat Tanggulangi Bencana
Minggu, 4 Oktober 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) didorong untuk memperkuat ketangguhan daerah agar pembangunan tidak mudah terhenti oleh berbagai risiko, termasuk bencana.
Ketangguhan diperlukan bukan hanya untuk menghadapi bencana, tetapi juga menjaga hasil pembangunan dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, Sumbar telah memiliki sejumlah capaian pembangunan yang menjadi modal untuk melangkah lebih jauh. Beberapa indikator pembangunan daerah tersebut bahkan berada di atas rata-rata nasional, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi.
“81 tahun Sumatera Barat adalah cerita, kisah bagaimana rakyatnya mengubah semua ujian, segenap tantangan, seluruh kesempatan menjadi ketangguhan dan berujung pada kemajuan,” ujar Bima dalam keterangan resminya, Jumat (2/10/2026).
Baca juga : Jenderal, Hapus Pungli, Sikat Beking-bekingan!
Menurut Bima, kemajuan daerah tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan infrastruktur dan kualitas pelayanan dasar. Kemampuan masyarakat dan pemerintah menghadapi berbagai risiko juga menjadi bagian penting agar capaian yang telah diraih tidak mudah terhenti.
“Daerah yang tangguh bukan hanya daerah yang siap menghadapi bencana saja, tetapi daerah yang tidak pernah membiarkan bencana merampas masa depan,” tegasnya.
Dia menyebut, Pemprov Sumbar secara umum telah berkomitmen membangun provinsi yang tangguh. Hal itu tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumbar 2025–2029 yang telah memasukkan dimensi kebencanaan dalam perencanaan pembangunan.
Bima mengapresiasi langkah tersebut karena pertimbangan terhadap risiko dapat dilakukan sejak awal, bukan hanya ketika bencana terjadi.
Baca juga : MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Bupati Husniah Hadapi Gerakan Pemakzulan
Selain ketangguhan menghadapi bencana, Bima mendorong pembangunan Sumbar terus dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Persiapan generasi mendatang penting agar pembangunan manusia berjalan seimbang dengan pembangunan fisik dan infrastruktur.
Menurutnya, Sumbar memiliki modal sosial yang dapat menjadi kekuatan untuk membangun masa depan. Nilai agama dan adat, jejaring perantauan, ikatan nagari, serta daya juang dan inovasi merupakan kekuatan yang telah tumbuh dan diwariskan lintas generasi.
Modal sosial tersebut perlu dipadukan dengan tata kelola pemerintahan modern, investasi produktif dan inovasi agar menghasilkan kemajuan yang lebih luas. Pada saat yang sama, Sumbar perlu membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan membawa potensi daerah ke tingkat nasional hingga global.
“Tidak ada alasan bagi Minangkabau tidak mendunia. Kita menunggu, mendoakan, mengharapkan bukan saja nasi Padang atau tari piring yang mendunia, tetapi juga intelektual, profesor, guru besar, pemikir dari Sumatera Barat mendunia,” pungkasnya. SSL
Baca juga : Pemerintah Siapkan Strategi Ekonomi 2027
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 4 Oktober 2026 dengan judul "Pembangunan Harus Dirasakan Generasi Mendatang Daerah Yang Tangguh Akan Kuat Tanggulangi Bencana"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya