Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Ekosistem Kendaraan Listrik Diluncurkan
Jokowi Puji Keberanian Pertamina Cs
Rabu, 23 Februari 2022 09:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi sangat menghargai keberanian CEO Pertamina, Electrum, GoTo, IBC, dan Gesits. Mereka terjun dari hulu sampai hilir, untuk membangun ekosistem kendaraan listrik.
Ini menunjang keseriusan pemerintah, memasuki era energi baru terbarukan (EBT).
Baca juga : Jokowi Optimis, 2 Juta Kendaraan Listrik Bisa Digunakan Warga RI Di Tahun 2025
Ekosistem kendaraan listrik yang akan memberikan dampak luar biasa terhadap pembangunan di Indonesia, diharapkan mampu mewujudkan target emisi karbon di angka 29 persen pada 2030, dan emisi nol (net-zero carbon) pada 2060. Di samping mampu mendorong Indonesia menjadi produsen kendaraan listrik, yang betul-betul merajai.
“Kita targetkan nanti, di 2025, dua juta kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat kita Indonesia dan selanjutnya kita akan menuju ke pasar-pasar ekspor,” kata Jokowi dalam Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik, di SPBU Pertamina MT. Haryono, Jakarta, Selasa (22/2).
Baca juga : Segera Dilantik, Jokowi: Kepala Otorita IKN Non Partai
“Sekali lagi, saya sangat menghargai upaya ini. Kita harapkan, nanti pabrik baterainya, baterai listriknya segera bisa selesai dalam jumlah yang kapasitas besar. Kemudian kendaraannya yang di sini sudah ada WIKA-Gesits, juga akan ditingkatkan lagi kapasitas produksinya. Mungkin bisa bekerja sama dengan perusahaan dari Taiwan, Gogoro misalnya. Sehingga, betul-betul ekosistem kendaraan listrik ini benar-benar terbangun, dan siap berkompetisi dengan negara-negara lain,” tandas mantan Gubernur DKI Jakarta ini. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya