Dark/Light Mode

Kemenhan Teken Kontrak Pengadaan Rudal Untuk Pertahanan Nasional

Kamis, 29 Agustus 2024 13:49 WIB
Kementerian Pertahanan  menandatangani kontrak kerja sama pengadaan rudal permukaan ke permukaan Çakir dan rudal pertahanan udara Sungur dengan Republikorp Indonesia, Senin (26/8).
Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak kerja sama pengadaan rudal permukaan ke permukaan Çakir dan rudal pertahanan udara Sungur dengan Republikorp Indonesia, Senin (26/8).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menandatangani kontrak kerja sama pengadaan Rudal Permukaan ke Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur dengan Republikorp Indonesia. 

Kontrak pengadaan rudal dilakukan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari, dan Founder Republikorp, Norman Joesoef, yang disaksikan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Secretary of Turkish Defence Industries, Haluk Görgün, Senin (26/8).

Kerja sama pengadaan rudal ini merupakan langkah penting dalam membangun industri pertahanan nasional yang mandiri. Dengan kemitraan ini, pemerintah tidak hanya akan memiliki industri pertahanan yang kuat, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di panggung industri pertahanan internasional.

Selain pengadaan rudal, Republikorp Indonesia juga meneken kerangka kerja sama atau framework dengan Aselsan dan Roketsan. 

Baca juga : PM Inggris Keir Starmer Batalkan Kontrak Pengadaan Helikopter Warisan Sunak

Norman Joesoef, mewakili Republikorp mengatakan, bahwa pihaknya sangat antusias untuk bekerja sama dengan Aselsan dalam produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan Roketsan dalam mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal seperti Çakir, Atmaca, dan Hisar.

“Kerja sama ini tidak hanya akan meningkatkan kapabilitas pertahanan kita, tetapi juga mentransfer teknologi penting dari Turki ke Indonesia, yang akan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan pertahanan kita," ujar Norman dalam keterangannya, Kamis (29/8)

Republikorp memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam menjalin kerja sama peralatan militer dengan negara-negara besar. 

Selama lima tahun terakhir, Republikorp telah membangun kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan global, termasuk LIG Nex1 dari Korea Selatan untuk produksi dan transfer teknologi rudal, serta mitra dari Slovakia untuk pengembangan turret TURRA 30 dari EVPU.

Baca juga : Pangan Lokal Perkuat Makan Bergizi Gratis

Kolaborasi-kolaborasi ini telah memperkuat kemampuan militer Indonesia dan menunjukkan komitmen Republikorp untuk mendiversifikasi teknologi pertahanan. 

Selanjutnya, di Italia, Republikorp juga mengembangkan kerja sama dengan Drass Galeazzi S.R.L untuk perakitan kapal selam mini dan autonomous, serta dengan Fiocchi Munizioni S.p.A. dalam produksi amunisi.

“Kemandirian dalam pasokan pertahanan militer penting untuk menjaga keamanan nasional dan kedaulatan sebuah negara. Dengan memproduksi peralatan dan senjata sendiri, kita dapat mengurangi ketergantungan pada negara lain, mencegah resiko embargo atau sanksi, dan memiliki kontrol penuh atas teknologi dan strategi militernya. Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap ancaman dan memastikan kerahasiaan serta keamanan teknologi pertahanan,” ungkapnya.

Tahun ini, Republikorp memasuki era baru dengan memulai kontribusi pada manufaktur industri pertahanan melalui pembangunan fasilitas di Subang. Fasilitas ini menjadi ujung tombak inovasi dan keberlanjutan dalam pengembangan senjata, amunisi, serta kendaraan taktis listrik modern, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan TNI di masa depan.

Baca juga : Bank DKI Gandeng Yayasan Pendidikan Fatahillah Untuk Layanan Syariah

Dengan kemitraan strategis dan investasi yang terus meningkat, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi kekuatan pertahanan yang mandiri dan tangguh di kawasan.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.