Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UMKM di IKN Berkembang Pesat, OIKN Berikan Pelatihan
Rabu, 18 September 2024 20:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur berdampak pada peningkatan berbagai sektor. Salah satunya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai upaya meningkatkan kapasitas UMKM, Otoritas IKN melakukan pembinaan secara berkala. Jumlah UMKM yang dibina pun terus meningkat.
Pada pertengahan Juni 2023, tercatat ada 417 pelaku UMKM yang dibina. Kemudian, pada periode Februari-April 2024, tercatat sebanyak 650 pelaku UMKM yang mendapat pembinaan. Sebagian besar UMKM yang dibina, sekitar 90 persen, bergerak di bidang kuliner dan tersebar di wilayah Sepaku, Bumi Harapan, Bukit Raya, serta Samboja, Kukar, dan Muara Jawa.
"Otorita IKN telah melakukan berbagai intervensi untuk meningkatkan mentalitas dan jiwa kewirausahaan di kalangan pelaku UMKM," ujar Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (18/9/2024).
Baca juga : KPK Sebut Kaesang Datang Untuk Laporkan Gratifikasi
Intervensi ini termasuk mempermudah proses perizinan, seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Terpadu (SPPLT), khususnya untuk UMKM di bidang kuliner. Selain itu, Otorita IKN melalui Kedeputian Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat juga berperan sebagai katalisator dalam memberikan pelatihan yang membantu UMKM naik kelas dan berkembang.
Pelatihan yang telah dilaksanakan meliputi hidroponik, manajemen pemasaran, pembuatan batik, roti, kue, menjahit, literasi keuangan, business coaching, dan kurasi desain kemasan melalui program BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan).
UMKM yang dibina Otoritas IKN telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian warga setempat. Omzet para pelaku UMKM di wilayah IKN pun mengalami peningkatan, terutama karena telah melalui berbagai pelatihan dan pendampingan yang diberikan.
"Program seperti BEDAKAN telah membantu UMKM dalam meningkatkan daya tarik produk mereka," tambah Troy.
Selain itu, UMKM juga dilibatkan dalam kegiatan besar seperti perayaan 17 Agustus. Sebanyak 25 UMKM dipilih untuk berpartisipasi, menunjukkan kontribusi signifikan UMKM terhadap perekonomian lokal.
Baca juga : Layani Jasa Kacaukan Acara Pesta Pernikahan
Di samping itu, Otorita IKN juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Desa, serta beberapa perguruan tinggi dan sektor swasta. “Dukungan dari berbagai pihak ini turut memperkuat program pengembangan UMKM di IKN,” pungkas Troy.
Sugiman, Salah seorang pelaku usaha binaan Otorita IKN di sektor pertanian, menginisiasi hadirnya melon golden alisa. Melon ini adalah varietas baru yang berhasil menarik perhatian. Animo konsumen tinggi mengingat melon ini memiliki keunggulan rasa yang lebih manis dan penampilan yang menarik.
"Melon ini adalah inovasi saya sendiri. Jadi, Ibu Deputi bilang, masa petani nggak bisa berinovasi. Akhirnya saya berinovasi. Alhamdulillah rasa tidak kalah," ujar Sugiman.
Harga jual melon golden alisa mencapai Rp 40.000 per kilogram di tempat Sugiman. Harganya dapat mencapai Rp 47.000 per kilogram di pasar Jakarta dan mall.
Baca juga : Prabowo Didoakan Selalu Sehat
"Animo masyarakat sangat tinggi. Saya malah sampai kekurangan produk. Ini saja sudah antre di aplikasi. Karena permintaan juga cukup banyak," jelas Sugiman.
Yanti, pelaku UMKM di sektor industri kreatif Sepaku T-Shirt, tidak ketinggalan. Dia memasarkan kaos oleh-oleh IKN dengan ciri khas unik, yang membedakan dari produk serupa lainnya. Yanti mengungkapkan, Sepaku T-Shirt memulai bisnisnya seiring dengan mulai dibangunnya IKN.
“Mulai bisnis sejak IKN baru mulai dibangun,” ucapnya. Ia berharap, produk ini dapat menjadi salah satu pilihan favorit bagi wisatawan dan masyarakat lokal yang ingin memiliki kenang-kenangan dari IKN.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya