Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri LHK Imbau Kepala Daerah Perkuat Pemahaman Tata Kelola Karbon
Rabu, 18 September 2024 21:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya berharap kepala daerah memiliki pemahaman lebih baik terkait tata kelola karbon atau carbon governance.
"Saya percaya bahwa para kepala daerah sudah didekati banyak pihak tentang karbon. Oleh karena itu pemahaman dan kepemimpinannya tentang karbon itu harus kuat," kata Menteri Siti dalam acara Penganugerahan Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2023, di Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Baca juga : Beri Apresiasi, MAKI: Kedatangan Kaesang Permudah Kerja KPK
Siti mengatakan pemahaman yang lebih baik mengenai tata kelola karbon dan aturan yang berlaku di Indonesia penting dimiliki oleh kepala daerah, mengingat potensi luar biasa untuk karbon di berbagai wilayah Indonesia.
Dia menjelaskan, Indonesia sudah berhasil melaksanakan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 875,7 juta ton CO2 ekuivalen berdasarkan inventarisasi pada 2022, setelah sebelumnya mencatatkan penurunan 889 juta ton pada 2021.
Baca juga : Sekjen LHK Ajak Rimbawan Kalbar Kolaborasi Perkuat Kawasan Konservasi
Data capaian tersebut berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dan pemerintah sudah merancang penurunan emisi di tingkat kabupaten/kota serta pelaku usaha berdasarkan rencana yang disusun dalam Indonesia FOLU Net Sink 2030.
"Jadi kalau ada pemahaman tentang karbon, maka dia sekaligus akan menjadi leader, pemimpin yang menjaga lingkungan hidup secara utuh," ucap Siti.
Baca juga : Telan Kekalahan Pertama, Pasukan Ramang Kudu Segera Move On
Pemahaman tersebut diperlukan oleh para pemimpin di daerah untuk mengimbangi berjalannya praktik nilai ekonomi karbon yang sudah berjalan di sektor swasta.
Dia menekankan perlunya kecermatan Pemda untuk penanganan karbon, termasuk nilai ekonomi karbon, terutama dalam pengelolaan sumber daya alami di wilayah masing-masing serta menjaga kedaulatan wilayahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya