Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bertemu Senator Yuen Pau Woo
Airlangga Perkuat Kerja Sama EBT Dengan Kanada
Jumat, 6 September 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah berharap kerja sama dengan Kanada dapat ditingkatkan di berbagai bidang. Termasuk dalam sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) dan teknologi bersih.
Harapan ini disampaikan langsung Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Senator Yuen Pau Woo, yang sebelumnya menjabat Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Asia Pacific Foundation of Canada (APFC).
“Kami juga mendorong kerja sama di bidang hidrogen, semikonduktor, Artificial Intelligent (AI), electric vehicle, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang akan berperan penting mengembangkan berbagai sektor tersebut,” kata Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Kamis (5/9/2024).
Baca juga : Dukcapil DKI Didorong Kebut Penerbitan e-KTP
Pertemuan tersebut bagian dari kunjungan kerja Airlangga ke Kanada untuk menghadiri acara Business Roundtable yang diselenggarakan oleh APFC di Oceanic Plaza, Vancouver, Kanada, Selasa (3/9/2024).
Airlangga mengatakan, hubungan ekonomi antara Indonesia dan Kanada terus berkembang pesat dan didasarkan rasa saling menghormati dengan tujuan yang sama.
Pada tahun 2023, perdagangan bilateral kedua negara mencapai 3,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Perdagangan tersebut mengalami tren positif selama periode tahun 2019-2023, dengan pertumbuhan sebesar 11,24 persen.
Baca juga : Prancis Vs Italia, Deschamps Dan Spalletti Siap Perang Strategi
Pertumbuhan ini menunjukkan potensi besar untuk mempererat kerja sama ekonomi.
“Nantinya, melalui Indonesia– Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA–CEPA) diharapkan bisa melipatgandakan nilai perdagangan dua arah dan investasi kedua negara,” ungkap mantan Menteri Perindustrian itu.
Peningkatan kerja sama tersebut, lanjut Airlangga, juga sejalan dengan hasil pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada 20 Mei 2023 di Jepang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya