Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sekjen LHK Tekankan Integrasi Pengelolaan SDA & Lingkungan Untuk Berkelanjutan
Senin, 30 September 2024 09:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono memberikan arahan tentang Sinergi Pengelolaan SDA dan Lingkungan Demi Keberlanjutan Ekonomi pada Rapat Koordinasi Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari yang diselenggarakan di Semarang, Jumat (27/9).
Dalam arahannya, Ia menekankan pengelolaan sumber daya alam harus mendayagunakan berbagai instrumen lingkungan hidup dalam mengendalikan kebijakan, rencana, program dan aktivitas kegiatan pembangunan di wilayah ekoregion terestrial (landscape) dan ekoregion laut (seascape) secara terintegrasi untuk mewujudkan keberlanjutannya.
Baca juga : Maksimalkan BLK Untuk Lapangan Pekerjaan Baru
"Kuncinya adalah agar kita bisa menjamin keberlanjutan proses, fungsi dan produktivitas lingkungan. Mulai dari terjaminnya kualitas udara, air, dan laut yang baik dan sehat, lahan yang produktif hingga terjaganya keanekaragaman hayati sekaligus juga menjamin keselamatan, mutu hidup dan kesejahteraan masyarakat," tulis Bambang dalam akun Instagramnya.
Pada kesempatan tersebut, Bambang juga menegaskan, bahwa Undang Undang 32/2024 sifatnya revisi bukan mencabut atau mengganti, tetapi memperkuat melalui perubahan dari beberapa pasal pada Undang Undang 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistem
Baca juga : Otsuka Komit Terapkan Edukasi dan Penanggulangan Tuberkulosis Di Tempat Kerja
Melalui Undang Undang No 32 tahun 2024 tentang Pemerintah Daerah, konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya saat ini menjadi tanggung jawab dan kewajiban bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat.
"Saya mengingatkan bahwa para rimbawan, baik di pusat, Unit Pelayanan Teknis dan pemerintah daerah/KPH harus bisa membangun kolaborasi dan pola pikir integrasi dalam pembangunan berbasis landscape dan seascape yang terpadu, baik pada hutan produksi, hutan lindung, hutan konservasi, serta area preservasi dan area penggunaan lainnya," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya