Dark/Light Mode

Kemenag Raih Penghargaan Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik 2024

Selasa, 8 Oktober 2024 14:40 WIB
Menteri PANRB Azwar Anas (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. Kemenag)
Menteri PANRB Azwar Anas (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB). 

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri PANRB Azwar Anas kepada Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, dalam Gebyar Pelayanan Prima, di Jakarta, Selasa (8/10/2024). Forum tersebut dihadiri perwakilan seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah.

Anas mengapresiasi komitmen Yaqut untuk memperbaiki tata kelola Kemenag. Dia menilai, di era kepemimpinan Yaqut, Kemenag berhasil melakukan terobosan untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan tata kelola birokrasi. 

Anas bercerita, pertama kali menjabat Menteri PANRB, dia langsung tanya, siapa yang data kepegawaiannya paling berantakan. Kemudian disebutkan Kementerian Agama. Dia pun langsung mengundang Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Yaqut. 

Baca juga : Pertamina Hulu Energi ONWJ Lakukan Penyelamatan Awak Kapal Nelayan Di Wilayah Kerja

"Alhamdulillah setelah berkolaborasi dengan Bapak Menteri Agama, sekarang data kepegawaiannya sudah rapi. Sudah selesai 90 persen. Tepuk tangan untuk Menteri Agama," kata Anas, yang disambut tepukan dari para undangan yang hadir. 

Setelah data kepegawaian, lanjut Anas, ketersediaan formasi jabatan pun menjadi perhatian Yaqut. "Dulu rata-rata per tahun hanya tersedia 5.000 formasi. Nah, sekarang kita sudah beri 110 ribu formasi di seluruh Indonesia kepada Kementerian Agama," paparnya. 

Formasi ini termasuk di dalamnya adalah penghulu, penyuluh, dan guru. Hal ini, ujar Anas, diberikan agar pelayanan keagamaan akan semakin baik. 

Dalam kesempatan tersebut, Anas juga memberikan dua penghargaan lain bagi Kemenag. Pertama, kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang meraih penghargaan sebagai 10 Terbaik Kelompok Kementerian pada PEKPP Tahun 2024 dengan Predikat Pelayanan Prima. 

Baca juga : Makuku Raih Penghargaan Sebagai Pelopor Popok Anti Ruam

Kedua, penghargaan kepada Kantor Kemenag Kabupaten Bantul sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Terbaik tahun 2024

Inovasi Berdampak 

Yaqut bersyukur atas apresiasi yang diberikan Kementerian PANRB. Menurutnya, ini adalah wujud dari komitmen seluruh keluarga besar Kemenag yang terus menerus ingin memperbaiki dan mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat. 

"Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kemenag yang siap berlari melakukan berbagai inovasi berdampak guna meningkatkan kualitas pelayanan kita," ujarnya.

Dalam era kepemimpinan Yaqut, Kemenag berhasil mewujudkan transformasi digital dalam layanan keagamaan. Aplikasi yang diberi nama Pusaka SuperApp ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau berbagai layanan keagamaan di era digital. 

Baca juga : Pemerintah Permudah Syarat Pindah Skema Investasi Hulu Migas Untuk Investor

Inovasi layanan publik lainnya juga dilakukan Kemenag di berbagai bidang, seperti penerapan program Haji Ramah Lansia, Sertifikasi Halal Gratis (Sehati), Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA), Kemandirian Pesantren, hingga Cyber Islamic University (CIU). 

Peningkatan layanan publik juga dilakukan Kemenag bagi semua agama. Sebut saja inovasi penyediaan Kitab Suci Upadesa Braille bagi umat Hindu, Dhammapada Braille bagi umat Buddha, hingga penyediaan injil bahasa isyarat bagi umat Kristen dan Katolik. 

Selain dari Kementerian PANRB, komitmen Kemenag untuk melakukan peningkatan layanan dan inovasi berdampak juga mendapatkan apresiasi dari lembaga lainnya. Komisi Informasi Pusat (KIP) mengganjar Kemenag sebagai Lembaga Informatif dalam keterbukaan informasi publik. Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebut Kemenag sebagai lembaga dengan kategori Baik dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). 

"Saya berharap, berbagai inovasi ini dapat terus dilanjutkan. Ini bukan akhir, melainkan awal era baru pelayanan pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia. Jangan berhenti untuk berinovasi," ucap Yaqut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.