Dark/Light Mode

Eksklusif Dengan Menko PMK Pratikno

Presiden Ingin Demokrasi Yang Bisa Dirasakan Rakyat

Kamis, 21 November 2024 08:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, pihaknya serius mewujudkan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas sekaligus terjangkau bagi masyarakat, sebagai bentuk nyata demokrasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet pertama.

“Ini tugas besar yang tidak mudah, tetapi harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Pratikno dalam wawancara khusus bersama Rakyat Merdeka, di kantornya, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Bagaimana langkah konkret mewujudkan demokrasi yang bisa dirasakan oleh rakyat? Simak wawancara eksklusif Pratikno dengan tim Rakyat Merdeka: Kiki Iswara Darmayana (Direk­tur Utama/CEO Rakyat Merdeka Group), Ratna Susilowati (Di­rektur Pemberitaan), Firsty Hestyarini (Pemimpin Redaksi RM.id), Bambang Trismawan (Reporter), dan Dwi Pambudo (Jurnalis Foto/Video) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.

Selamat atas pelantikan Bapak sebagai Menko PMK. Apakah ada pesan khusus dari Presiden Prabowo terkait tugas yang diberikan kepada Bapak?

Baca juga : Gibran: Jangan Terpecah Karena Perbedaan Politik

Terima kasih atas ucapan­nya. Bapak Presiden secara khusus menekankan bahwa pembangunan sumber daya ma­nusia (SDM) adalah prioritas utama untuk mewujudkan Indonesia Maju. Fokus utamanya adalah membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Itu kata kuncinya.

Dari berbagai program yang disebut sebagai quick wins atau hasil terbaik cepat, banyak yang menjadi tanggung jawab Kemenko PMK. Misalnya, pro­gram pemeriksaan kesehatan gratis, penanggulangan kasus TBC, pembangunan rumah sakit yang merata di seluruh kabupaten dengan fasilitas lengkap dan berkualitas. Se­lain itu, juga ada program renovasi dan pembangunan sekolah, serta membangun dan memperbanyak sekolah unggu­lan. Termasuk, memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Program-program ini meru­pakan prioritas Presiden yang harus diselesaikan dengan cepat. Kami diminta untuk fokus mensinergikan semua pihak terkait.

Presiden juga berkali-kali mengingatkan pentingnya efek­tivitas penggunaan anggaran. Dalam sidang kabinet pertama, Presiden Prabowo menegaskan, bentuk demokrasi yang paling dirasakan oleh rakyat adalah layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas, sekaligus terjangkau oleh seluruh ma­syarakat Indonesia. Ini tugas besar yang tidak mudah, tetapi harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Sekitar 4-5 Persen, Karena Perusahaan Sedang Sulit

Apa program prioritas di tahun pertama dan kedua, atau mungkin target kinerja 100 hari pertama?

Saat ini, kami sedang berkoor­dinasi dengan Menteri Pendidi­kan Dasar dan Menengah (Men­dikdasmen) terkait program di bidang pendidikan. Salah satu fokus utamanya adalah renovasi sekolah. Kami mengidentifikasi sekolah-sekolah yang membutuhkan peningkatan kualitas secara cepat. Selain itu, digitalisasi pembelajaran juga menjadi prioritas untuk mempercepat akses pendidikan berkualitas ke seluruh sekolah di Indonesia.

Presiden juga mendorong pembangunan sekolah unggu­lan, yang prosesnya membutuh­kan waktu lebih lama. Program ini ditujukan untuk mencip­takan lebih banyak sekolah bertaraf bagus yang dapat melahirkan lulusan berkualitas. Bisa masuk perguruan tinggi kelas dunia.

Di bidang kesehatan, Presiden sangat menaruh perhatian pada isu stunting dan penanggulangan TBC. Penanganan TBC menjadi target krusial, dengan harapan bisa mengurangi lebih dari 50 persen total kasus dalam periode kepemimpinan ini. Tar­get-target tersebut diharapkan mulai menunjukkan hasil nyata di tahun pertama.

Baca juga : Muzani Ajak Rakyat Guyub

Apakah sekolah unggulan dengan kelas akselerasi yang memungkinkan SMP dan SMA bisa selesai dalam 2 ta­hun akan diadakan kembali?

Saat ini, skema terkait sekolah unggulan masih dirancang ber­sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen­dikdasmen). Detail mengenai durasi atau modelnya, masih dalam pembahasan. Namun, yang pasti, kami fokus pada ha­sil atau output pendidikan yang mampu menjawab tantangan disrupsi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat cepat.

Indonesia membutuhkan talenta unggul berkelas internasional. Dalam konteks ini, kami tak hanya sekadar mem­persiapkan generasi muda untuk bekerja di korporasi atau lembaga internasional, tetapi juga memastikan mereka mampu berkontribusi pada pengem­bangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan ekspansi teknologi yang begitu pesat, kita harus menjadi bagian dari pengem­bangannya. Tidak hanya sebagai pengguna. Harapannya, generasi muda Indonesia tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga berperan sebagai produsen teknologi yang kompetitif di tingkat global. Itulah visi besar yang kami cita-citakan melalui program sekolah unggulan ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.