Dark/Light Mode

Indonesia-China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Sektor Vokasi

Kamis, 28 November 2024 19:53 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah sepakat melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Guangxi, China dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di berbagai bidang khususnya di bidang vokasi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya pengembangan (SDM).

Terutama, dalam menghadapi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta munculnya jenis-jenis ekonomi baru.

"Kita bukan hanya membutuhkan peneliti dan ilmuwan tapi juga teknisi yang merupakan produk dari pendidikan vokasional," kata Pratikno usai menerima kunjungan resmi Gubernur Guangxi Lan Tianli, di kantornya, Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Eks Mensesneg ini mengatakan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama ini sudah dibentuk aliansi pendidikan vokasional antara industri dan Pemerintah China dengan Indonesia.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Kamis 28 November, Hadir di 5 Lokasi

Aliansi itu kini melibatkan 126 lembaga pendidikan vokasional yang menjadi wadah kolaborasi antara kedua negara untuk meningkatkan kualitas SDM.

Pratikno menjelaskan, kerja sama ini sudah mencakup berbagai aspek termasuk dukungan pendidikan untuk para guru dan dosen Indonesia, serta beasiswa bagi siswa Indonesia untuk belajar di China.

Beasiswa itu, baik di lembaga pendidikan vokasional maupun melalui program magang di industri China.

Menurut Pratikno, inisiatif ini tidak hanya penting untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia tapi juga menjadi bagian dari diplomasi antar bangsa yang memperkuat persaudaraan di antara negara-negara dunia.

"Ini juga merupakan bagian dari people-to-people diplomacy, yang harapannya dapat mempererat hubungan antar negara," jelasnya.

Baca juga : Dubes Indonesia Untuk China Djauhari Oratmangun Kenalkan Tanah Air Lewat Spirit of Indonesia

Sementara Gubernur Guangxi Lan Tianli menjelaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut konsensus penting yang dicapai oleh Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu fokus utama dari pertemuan tersebut adalah memperluas dan memperdalam kerja sama di bidang pendidikan, khususnya pendidikan vokasional.

Lan mengatakan, Provinsi Guangxi memiliki berbagai proyek penting di Indonesia yang terkait langsung dengan pengembangan pendidikan vokasional.

Beberapa di antaranya proyek pembuatan mobil listrik dan kawasan industri terpadu Indonesia-China.

"Melalui upaya kami selama hampir 10 tahun, proyek-proyek ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dan itu tidak terlepas dari peran penting pendidikan vokasional dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk proyek-proyek ini," katanya.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Selasa 26 November, Hadir di 5 Lokasi

Lan percaya, dengan melanjutkan dan memperluas kerja sama pendidikan vokasional yang berkualitas tinggi, kedua negara dapat memberikan dukungan besar terhadap pertumbuhan ekonomi masing-masing.

"Kami yakin melalui kerja sama ini, kita dapat memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan ekonomi dan sosial kedua negara," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.