Dark/Light Mode

Rapat Dengan 6 Menteri Dan 5 Wamen

Gibran Susun Desain Besar Olahraga Nasional

Kamis, 5 Desember 2024 08:23 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). (Foto: Ist)
Wapres Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat untuk menyusun langkah strategis dalam mengembangkan olahraga nasional, di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (4/12/2024). Rapat tersebut diikuti 6 menteri dan 5 wakil menteri. 

Gibran tiba di Kantor Kemenpora sekitar pukul 13.30 siang. Mantan Wali Kota Solo itu, tampil rapi dengan batik lengan panjang berwarna cokelat keemasan. Kehadirannya disambut oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo. 

Setelah bertukar sapa, keduanya lalu menuju ruang rapat. Di sana, sudah hadir sejumlah menteri, yaitu Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Hadir juga Wamenkes Dante Saksono, Wamen PU Diana Kusumastuti, Wamen Perindustrian Faisol Riza, Wamenkeu Suahasil Nazara, dan Wamenpora Taufik Hidayat. Setelah memberikan paparan singkat, rapat kemudian digelar tertutup. 

Dalam pengantarnya, Gibran menegaskan, pentingnya visi Presiden Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan prestasi olahraga nasional. Karena itu, Gibran meminta komitmen kementerian/lembaga (K/L) untuk menyukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Baca juga : KPK: 36 Menteri dan 30 Wamen Sudah Lapor LHKPN

"Saya minta Menteri Keuangan untuk memastikan anggaran kementerian/lembaga untuk DBON tersedia. Sehingga tidak ada lagi alasan terkendala anggaran,” ucapnya. 

Menurut Gibran, untuk membangun prestasi olahraga diperlukan pengembangan yang kuat dari hulu. Misalnya, dalam pencarian bakat, pembinaan, dan menyusun kurikulum olahraga yang terintegrasi serta menyediakan fasilitas penunjang olahraga di sekolah-sekolah.

Orang nomor dua di republik ini, meminta kurikulum khusus sekolah keolahragaan (SKO) segera diperbarui dan diselesaikan. Sehingga peran SKO pada program DBON ini, bisa dimaksimalkan. 

Menurut Gibran, implementasi DBON perlu didukung dengan adanya desain besar olahraga daerah (DBOD). Karena itu, Gibran meminta Mendagri memastikan setiap daerah memiliki DBOD. Sehingga program DBON selaras dengan program DBOD di setiap daerah. 

“Selanjutnya pastikan setiap daerah melaksanakan DBOD dengan penuh komitmen,” tegasnya. 

Baca juga : Inter Milan Vs Parma, Si Ular Besar Bakal Dominan

Gibran juga minta pelibatan swasta lebih dioptimalkan, khususnya dimulai dari hulu. Dia meminta dibuka kesempatan bagi swasta untuk merealisasikan SKO yang berkualitas, rumah sakit olahraga yang merata dibangun di setiap provinsi, termasuk pengambilalihan stadion-stadion yang sudah terbangun. 

Selesai rapat, Menpora Dito Ariotedjo memberikan keterangan pers. Kata Dito, kehadiran Wapres sebagai simbol kepemimpinan pemerintahan Prabowo yang peduli pada anak muda dan olahraga.

Dito menjelaskan, rapat ini untuk melakukan penyesuaian terhadap strategi DBON tahun 2023 yang sebelumnya diterapkan. Fokus utama adalah bagaimana pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dapat mengimplementasikan desain olahraga daerah, serta masing-masing cabang olahraga di daerah dengan mempertimbangkan potensi dan keunikan masing-masing daerah. 

Di dalam program prioritas, salah satunya adalah peningkatan prestasi olahraga yang kami klasterisasi sesuai dengan instansi terkait. Selanjutnya, pemerintah mewajibkan sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri untuk memberikan beasiswa kepada atlet, minimal 5 persen dari total daya tampung.

Dito juga mengungkapkan, Kemenpora akan memiliki deputi baru, yaitu deputi pengembangan industri olahraga.

Baca juga : Jelang Nataru, Kementerian PU Hentikan Sementara Preservasi Jalan Mulai H-10

Rapat juga membahas prioritas Presiden Prabowo, yaitu Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia. Fokusnya tidak hanya pada sektor olahraga, tetapi juga pada pengembangan industri manufaktur dan pariwisata terkait olahraga.

"Saya sampaikan kami akan mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari pondasi, infrastruktur, hingga industri hilirnya," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.