Dark/Light Mode

Kabar Gembira Bagi Petani, Pemerintah Kucurkan KUR Senilai 300 Triliun

Jumat, 3 Januari 2025 22:21 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: Istimewa
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pastikan Pemerintah melalui Perhimpunan Bank Pemerintah (Himbara) akan mengucurkan total Rp 300 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani dan pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) untuk tahun 2025.

Adapun bunga KUR tersebut antara 3-6 persen dan dikucurkan sebagai upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan.

"Alhamdulillah, Perpadi seluruh Indonesia mendukung dan juga dari BRI, Bank Mandiri dan BNI ikut mengambil bagian yaitu dengan memberikan KUR total seluruh Indonesia Rp 300 triliun," kata Menteri Amran di Jakarta, Jumat (3/1/2024).

Amran menuturkan, KUR tersebut nantinya akan digunakan sebagai akses perkreditan petani dan pelaku UMKM yang mencakup pengadaan alsintan dan juga Rice Milling Unit (RMU).

Baca juga : Kabar Gembira, Diskon Listrik Berlaku Sepanjang Bulan Januari-Februari

Kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian besar Presiden Prabowo Subianto bagi petani.

"Pupuk sudah, jumlahnya dua kali lipat. Birokrasinya juga dibuat sederhana. Kemudian utang yang macet untuk petani dan nelayan itu juga diputihkan sesuai regulasi yang ditentukan. Kemudian cetak sawah dan seterusnya, irigasi dan seterusnya, seluruhnya sudah ditangani," sambung Amran.

Yang terakhir, sambung CEO Tiran Group ini, Presiden Prabowo memutuskan untuk menaikkan Harga Pembelian Pemerintah untuk gabah dan jagung. Adapun HPP gabah yang semula Rp 6.000 per kilogram, naik menjadi Rp 6.500 per kilogram.

Kemudian jagung yang semula Rp 5.000 per kilogram, menjadi Rp 5.500 per kilogram.

Baca juga : Kabar Duka, Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dalam Usia 100 Tahun

"Itu sudah diputuskan. Poin penting yang disampaikan Bapak Presiden adalah jangan biarkan petani harga gabah dan jagungnya di bawah HPP," tegasnya.

Untuk itu, dia mendorong Perum Bulog bersama Perpadi berkolaborasi untuk menyerap gabah sesuai dengan HPP. Sinergi Bulog-Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Beras) ini wajib untuk membantu penyerapan gabah dari petani ini lancar.

Apalagi diprediksi Februari-Maret-April ini merupakan masa puncak panen raya petani.

"Kemudian Perpadi untuk kredit yang bunganya disubsidi. Itu disiapkan oleh Pemerintah Rp 300 triliun seluruh Indonesia. Kita sudah sepakat Mandiri, BRI dengan BNI," sambungnya.

Baca juga : Kemendagri Minta Pemda Laporkan Irigasi Rusak

Lebih lanjut, Menteri Amran menuturkan, terkait KUR ini, Pemerintah juga menyiapkan kredit khusus alsintan dengan bunga murah meriah sebesar 3 persen. Kredit alsintan ini dengan plafon maksimal Rp 2 miliar.

"Jadi inilah bentuk kebijakan Pemerintah atas arahan Bapak Presiden. Kita tindaklanjuti. Hari ini kita sudah sepakati dan Insya Allah berjalan lancar," tambahnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.