Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
3 Bulan Kerja, Menteri Ara Berikan Karpet Merah Bagi Rakyat Untuk Punya Rumah
Selasa, 11 Februari 2025 23:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengajak para investor untuk berperan aktif dalam pengembangan perumahan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Ara saat menjadi Keynote Speaker di "Mandiri Investment Forum" yang dihadiri 700 investor asing secara luring dan 23.000 secara daring di Jakarta, Selasa (11/2).
“Negara ini bisa membuat karpet merah untuk rakyat kecil. Sama seperti yang dikatakan Pak Bahlil, rakyat harus diberikan karpet merah, bukan karpet hitam. Kami memastikan bahwa regulasi yang ada berpihak kepada kepentingan rakyat dan memberikan kepastian bagi investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan perumahan,” katanya.
Dalam pidatonya, Bang Ara, sapaan Maruarar Sirait menegaskan, bahwa kepercayaan publik dan stabilitas politik adalah faktor utama dalam menarik investasi.
Baca juga : Selama Februari, Ancol Berikan Promo Menarik dan Hadiah Langsung
“Investor itu pintar. Mereka tidak hanya melihat potensi, tetapi juga bagaimana pemerintah bekerja dan seberapa besar kepercayaan publik terhadapnya. Saat ini, kepercayaan terhadap Presiden Prabowo sangat tinggi, mencapai 80 persen menurut survei Litbang Kompas. Itu berarti mayoritas masyarakat percaya pada kepemimpinan beliau,” ujarnya .
Lebih lanjut, Menteri Ara menyoroti pentingnya stabilitas politik dan kepastian hukum dalam mendorong investasi.
“Tidak ada orang yang mau berinvestasi di negara yang tidak aman dan tidak stabil. Indonesia memiliki Presiden Prabowo, pemimpin yang telah bertemu dengan para pemimpin dunia dan mendapatkan kepercayaan internasional. Dalam dua bulan terakhir, dua investor besar dari Timur Tengah, Qatar dan Uni Emirat Arab, karena mereka percaya pada Presiden Prabowo,” tambah Ara.
Di sektor perumahan dan permukiman, Menteri Ara menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus selalu berpihak kepada rakyat kecil.
Baca juga : Gandeng Tapera & Mandiri, Menteri Ara Janjikan Bangun 5.517 Rumah Subsidi Di 5 Lokasi
“Saya tidak mungkin hanya bicara investasi tanpa terlebih dahulu memastikan rakyat kecil mendapatkan perhatian utama. Oleh karena itu, kebijakan kami sangat pro-rakyat,” katanya.
Selama tiga bulan terakhir, sebagai Menteri PKP, Bang Ara mengatakan, prioritas utama adalah memberikan Karpet Merah untuk rakyat, sesuai komitmen Presiden Prabowo, "Saatnya Rakyat Punya Rumah".
Beberapa langkah nyata yang telah dilakukan pemerintah antara lain menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang sebelumnya sebesar 5 persen, menghapus biaya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga 0 persen.
“Mungkin Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan berkurang, tapi saya sudah bicara dengan kepala daerah agar mencari solusi yang kreatif. Karena tujuan kita bernegara adalah menyejahterakan rakyat kecil,” tegasnya.
Baca juga : Rapim Polri 2025: Menteri Ara Sebut Tugas Bangun 3 Juta Rumah Sangat Berat
Senada dengan Menteri Ara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia menyatakan peluang investasi yang ada saat ini semata untuk kepentingan rakyat, meski dengan risiko dan tantangan yang besar. "Mudah-mudahan Mandiri bisa mengaktualisasikan program Kementerian Perumahan," harapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya