Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sepakat membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 154 kawasan transmigrasi.
Adapun, SPPG selama ini merupakan unit pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Iftitah mengatakan, Pemerintah akan melibatkan para transmigran dalam program MBG.
Baca juga : Penunjukan Letkol Teddy Tidak Melanggar Aturan
Menurutnya, SPPG akan dibangun secara bertahap di 154 kawasan transmigrasi.
“Kami sepakat berkolaborasi. Untuk tindak lanjutnya akan ada Memorandum of Understanding (MOU) dengan BGN,” kata Iftitah di Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, anggaran pembangunan SPPG akan ditanggung oleh BGN.
Baca juga : OJK Mau Bikin Aturan Influencer Keuangan
Sementara tenaga kerja yang mengelola satuan pelayanan tersebut berasal dari transmigran. Sedangkan untuk bahan bakunya dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan lain-lain milik transmigran.
Iftitah menuturkan, kementeriannya berencana membangun SPPG yang dilengkapi dengan rumah makan.
Pembuatan SPPG ini bertujuan agar masyarakat transmigrasi tidak hanya memanfaatkan bahan mentah, tetapi juga makanan yang telah diolah untuk mendukung program MBG.
Baca juga : Demokrat Gugat KPU Pesawaran Ke Bawaslu
Kementerian Transmigrasi (Kementrans), kata dia, ingin mempelajari tentang konsep SPPG terkait apa saja yang bisa dilakukan, karena rencananya program transmigrasi akan membuat satuan pelayanan di kawasan transmigrasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya