Dark/Light Mode

Wamen Fahri: Kita Harus Kompak Untuk Tuntaskan Masalah Perumahan

Selasa, 18 Maret 2025 06:26 WIB
Wamen PKP,  Fahri Hamzah saat berkunjung ke Kantor Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas), Senin (17/3)
Wamen PKP, Fahri Hamzah saat berkunjung ke Kantor Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas), Senin (17/3)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian PKP berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan swasta dalam menciptakan ekosistem perumahan yang berkelanjutan, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.  

"Kita harus fokus dan kompak dalam menyelesaikan persoalan sosial housing. Kebutuhan hunian layak adalah hak dasar masyarakat, dan pemerintah bersama para mitra harus bergerak cepat dalam merealisasikannya," kata Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah saat berkunjung ke Kantor Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas), Senin (17/3). 

Untuk itu, Wamen dari Partai Gelora ini menyampaikan agar Perumnas sebagai salah satu mitra dapat terus memikirkan masalah social housing, seperti yang dimandatkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Baca juga : Sekjen Kemendagri: Nuzulul Quran Momentum Tingkatkan Iman & Etos Kerja

"Untuk tugas ini, Perumnas juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam hal pertumbuhan ekonomi 8 persen, pengentasan kemiskinan, dan pembukaan lapangan kerja," ujarnya. 

Menurutnya ada beberapa isu yang harus dituntaskan dalam permasalahan perumahan di Indonesia. Salah satu isu makronya adalah kebijakan yang komprehensif yang dalam pelaksanaannya tidak boleh ada hambatan untuk merealisasikan rumah untuk rakyat. 

"Kita harus memastikan bahwa kebijakan perumahan bersifat holistik, mencakup sisi suplai dan demand, serta didukung oleh percepatan regulasi yang diperlukan. Artinya, program 3 juta rumah ini sudah tepat untuk dilaksanakan. Saat ini yang mesti kita lakukan adalah percepatan pembangunan perumahan dan menyiapkan regulasi-regulasi percepatannya untuk mengurangi backlog perumahan," ujar Wamen. 

Baca juga : Usut Tuntas Dan Hukum Berat Para Pelakunya

Siapkan Lahan Sekitar 1.575,64

Menjawab tantangan tersebut, Direktur Perumnas Budi Saddewa mengatakan, Perumnas telah menyiapkan lahan sekitar 1.575,64 hektare dengan potensi pembangunan 150.152 unit hunian di seluruh Indonesia. Salah satu proyek strategis yang sedang dikembangkan adalah Blok K Pulogebang, Jakarta Timur. 

Proyel strategis ini mencakup lahan 3,1 hektare untuk pembangunan enam tower, terdiri dari dua rumah susun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan empat rumah susun apartement sederhana milik(anami), dengan total 5.941 unit. 

Baca juga : Baru Dipanggil Masuk Timnas, Neymar Malah Cedera

"Saat ini kami sudah siapkan lokasi-lokasi yang bisa dibangun oleh Kementerian PKP ataupun investor. Di Jabodetabek sendiri, kami sudah menyiapkan 5 titik, di antaranya berlokasi di Kemayoran dan Pulo Gebang," paparnya .

Budi mengatakan, terdapat empat langkah strategis yang menjadi fokus Utama yang dilakukan oleh Perum Perumnas. Yakni, pengembangan kawasan perumahan skala besar, penataan kawasan kumuh secara vertikal, pembangunan hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD), serta pengembangan hunian vertikal perkotaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.