Dark/Light Mode

Menko Polkam Kutuk Keras Pembantaian 11 Penambang Oleh OPM

Kamis, 10 April 2025 19:16 WIB
Menko Polkam, Budi Gunawan Doc:.IGBG
Menko Polkam, Budi Gunawan Doc:.IGBG

RM.id  Rakyat Merdeka - 11 penambang emas di wilayah Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan terbunuh dalam kurun waktu 4 hari terakhir. Mereka dibunuh oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM). 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengutuk keras kekerasan yang terjadi di Yahukimo, Papua pada 5-8 April 2025 mengakibatkan tewasnya 11 orang oleh oknum bersenjata di Papua. 

"Tragedi ini menunjukkan pelaku tidak memiliki rasa kemanusiaan dan melakukan pembunuhan secara sadis dan sporadis. Aksi teror yang dilakukan membuat masyarakat ketakutan untuk beraktivitas," kata BG sapaan akrab Budi Gunawan dalam  keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (10/4/2025). 

Baca juga : Bayer Pharmaceuticals Proyeksikan Pengembangan Dan Peluncuran Obat Unggulan

Menurutnya, saat ini fokus Pemerintah adalah melakukan evakuasi para korban dan memulangkannya ke keluarga. Namun, proses evakuasi terhambat kondisi geografis dan cuaca di lokasi.

Lebih lanjut, BG memastikan, sejak kejadian, Kemenko Polkam telah mendorong jajaran untuk mengambil langkah-langkah segera dalam rangka evakuasi korban dan peningkatan pengamanan.

Bahkan, kata dia, Kemenko Polkam telah menggelar Rakor pada Kamis (10/4/2025) ini dengan peserta Kemendagri, TNI, Polri, BIN, Komdigi, PMK, KSP, PCO utk mengambil langkah-langkah penanganan kekerasan di Papua 

Baca juga : Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bontang

Ia menegaskan, Pemerintah akan terus melakukan peningkatan pengamanan di daerah-daerah rawan di Papua agar masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali.

Mantan Kepala BIN ini juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Papua untuk tidak memberikan ruang terhadap pihak-pihak yang melakukan kekerasan di Papua.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua dan tidak memberikan ruang bagi para pelaku teror serta terus melakukan penegakan hukum kepada pihak-pihak yang terlibat," ujarnya. 

Baca juga : Tim Polkam Sebut Masyarakat Puas Dengan Pelayanan Selama Mudik Lebaran

"Pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, semoga para korban tenang disisi Allah SWT, dan keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ucap BG.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.