Dark/Light Mode

Di Manasik Nasional, Dahnil Sampaikan Harapan Prabowo Terkait Sukses Haji 2025

Sabtu, 19 April 2025 15:27 WIB
Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Dok. BP Haji)
Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Dok. BP Haji)

RM.id  Rakyat Merdeka - Manasik Haji Nasional 1446 H/2025 M, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (19/4/2025), berlangsung khidmat. Acara ini dihadiri Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Dahnil Anzar Simanjuntak, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama dan BP Haji.

Dalam sambutannya, Dahnil menyampaikan pesan penting kepada para jemaah untuk mempersiapkan diri secara optimal menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin demi menjalankan ibadah haji dengan khusyuk, aman, dan nyaman.

Dahnil juga mengupas peran BP Haji dalam penyelenggaraan haji tahun ini sebagai bentuk dukungan dan pengawasan yang akan menjadi bekal untuk pelaksanaan haji di masa mendatang.

Baca juga : Kemenag Terapkan Skema Murur dan Tanazul Sekaligus di Puncak Haji 2025

"Tahun ini kami masih belajar banyak dari Kementerian Agama. Namun, mulai tahun 2026, penyelenggaraan haji akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab BP Haji," jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama atas asistensi yang diberikan dalam pendirian BP Haji, baik dari pusat hingga ke daerah. Menurutnya, ini adalah fondasi penting menuju penyelenggaraan haji yang lebih baik dan profesional.

"Harapan kami, penyelenggaraan haji oleh BP Haji ke depan harus lebih unggul, lebih amanah, dan lebih berpihak kepada kepentingan jemaah. Penyelenggaraan tahun ini adalah langkah awal, dan semoga menjadi standar terbaik bagi masa depan," ujarnya.

Baca juga : BP Haji Apresiasi Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah Jelang Musim Haji 2025

Dahnil lalu menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto membentuk BP Haji bukan hanya untuk mengelola ibadah secara administratif, tetapi juga memastikan bahwa haji tidak berhenti pada simbolisasi ritual belaka. Berdasarkan arahan tersebut, BP Haji merumuskan tiga pilar sukses penyelenggaraan haji:

Pertama, Sukses Ritual. Yaitu haji yang sesuai syariat, efisien, aman, nyaman, dan bersih dari rente, korupsi, serta pungli. “Presiden menegaskan, jangan sampai ibadah haji dinodai praktik manipulatif apa pun. Kami mendukung penuh sikap tegas Menteri Agama dalam menjaga integritas penyelenggara,” ujar Dahnil.

Kedua, Sukses Ekosistem Ekonomi Haji. Haji harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dengan efek berganda (multiplier effect) yang nyata. "Presiden menyebut, saya dan Gus Irfan harus jadi simbol kebangkitan haji Indonesia, yang berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat," tambahnya.

Baca juga : Dunia Usaha Sambut Baik Respon Pemerintah Terkait Tarif Resiprokal

Ketiga, Sukses Peradaban dan Keadaban. Ibadah haji harus melahirkan pribadi dan masyarakat yang lebih beradab, cinta tanah air, dan menjaga ukhuwah islamiyah, insaniyah, serta wathaniyah. "Kita berharap muncul para haji yang membawa semangat kebangsaan, sebagaimana yang pernah dilakukan para tokoh bangsa seperti HOS Cokroaminoto, KH Ahmad Dahlan, dan KH Hasyim Asy’ari,” ujarnya.

Dahnil mengakhiri sambutannya dengan mengajak para jemaah untuk menjaga dan merawat kemabruran haji. “Kemabruran yang utuh adalah kemabruran yang menghasilkan kesalehan pribadi, kesalehan sosial, dan kesalehan kebangsaan. Inilah wajah haji Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Manasik Haji Nasional 1446 H ini berhasil mencatatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kegiatan manasik haji dengan jumlah peserta terbanyak secara hybrid, yakni diikuti lebih dari 100.000 jemaah haji dari seluruh Indonesia yang terhubung secara daring dan luring serentak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.