Dark/Light Mode

Cerita Eks Aktivis yang Kini Menjabat di PCO: Prabowo Rutin Hadiri Forum Diskusi Buruh

Kamis, 1 Mei 2025 20:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional, di Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional, di Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Ricky Tamba menegaskan, Presiden Prabowo Subianto konsisten memperjuangkan kesejahteraan buruh. Hal itu disampaikan Ricky Tamba menyusul kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional, di Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

"Setelah dilantik menjadi Presiden, Pak Prabowo langsung mengambil langkah konkret. Salah satu kebijakan awal pemerintahannya adalah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5 persen 2025, sebuah sinyal keberpihakan terhadap daya beli buruh," beber Ricky, dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025).

Baca juga : Prabowo Dan Babak Baru Relasi Buruh-Pemerintah

Eks aktivis itu mengenal Prabowo sebagai figur nasionalis yang konsisten membela hak-hak pekerja. Untuk itu, ia tak heran Prabowo menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan kaum buruh. 

"Pak Prabowo rutin hadir dalam seminar dan forum diskusi buruh. Beliau satu-satunya calon Presiden pada Pilpres 2019 yang menandatangani kontrak politik dengan serikat buruh, berkomitmen untuk menaikkan upah minimum dan mengakui peran pekerja informal seperti ojek online,” terangnya.

Baca juga : Tokoh Aktivis Gerakan Puji Prabowo dan Dasco Jalin Silaturahmi Tokoh Bangsa

Kata dia, Prabowo juga mendorong stabilitas harga pangan dan menurunkan harga yang dikendalikan Pemerintah seperti listrik, untuk mengurangi tekanan biaya hidup masyarakat pekerja. 

"Sejak Januari 2025, Pemerintah telah meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh WNI, termasuk keluarga buruh, yang juga menciptakan lapangan kerja baru melalui dapur MBG dan rantai pasok pangan nasional," sebutnya. 

Baca juga : Ekonom: Pasar Optimistis Dengan Kebijakan Prabowo Respon Tarif Trump

Di sektor ekonomi, tambah Ricky, keberhasilan Pemerintah meningkatkan kepercayaan investor juga berkontribusi langsung pada pembukaan lapangan kerja. Data realisasi investasi sepanjang Januari-Maret 2025 menunjukkan kenaikan 15,9 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai Rp 465 triliun dan membuka 594.104 lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. 

"Selain itu, Pemerintah tengah memperbaiki sistem pendataan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan Pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan, termasuk buruh," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.