Dark/Light Mode

Kemenperin Gaet Tokopedia Dan TikTok Shop Perkuat Daya Saing Industri Lokal

Jumat, 20 Juni 2025 19:43 WIB
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza (kedua kanan) berfoto bersama Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita (kiri), Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan (kanan), dan Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Vonny Ernita Susamto (kedua kanan) pada peluncuran Program KALCER di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Foto: Kemenperin)
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza (kedua kanan) berfoto bersama Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita (kiri), Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan (kanan), dan Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Vonny Ernita Susamto (kedua kanan) pada peluncuran Program KALCER di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Foto: Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meluncurkan program “Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal” (KALCER) sebagai upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri dan memperkuat daya saing industri nasional.

Program hasil kolaborasi Kemenperin dengan dua platform e-commerce besar, Tokopedia dan TikTok Shop ini diluncurkan di Jakarta, Rabu (19/6/2025).

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, program KALCER merupakan bagian dari strategi Kemenperin untuk menciptakan pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan industri yang mandiri.

Baca juga : Kapuspen: 34 Personel Gabungan TNI Siap Evakuasi WNI di Iran dan Israel

“Melalui inisiatif ini, kami berupaya untuk menguatkan penggunaan produk dalam negeri dengan memperluas jangkauan produk lokal bersama Tokopedia dan TikTok Shop,” kata Faisol dalam peluncuran program tersebut.

Program KALCER menyasar pelaku usaha lokal di wilayah Jakarta, Purwakarta, dan Bekasi. Pada tahap pertama, tercatat lebih dari 250 peserta mengikuti program ini baik secara luring maupun daring. Para peserta akan menjalani proses onboarding serta mendapatkan pelatihan dari para pakar telemarketing guna meningkatkan kapasitas pemasaran produk mereka.

Wamenperin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk menjadikan produk dalam negeri sebagai pilihan utama konsumen. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan produk lokal sebagai bentuk kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Baca juga : Menperin Resmikan Pabrik Panel Surya Milik TMAI Di Kendal

“Melalui penggunaan produk dalam negeri, masyarakat turut memperkuat pondasi industri nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faisol menyampaikan bahwa pemerintah tengah mereformasi tata cara penghitungan dan penerbitan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar kebijakan ini lebih adaptif dan transparan.

“Reformasi TKDN diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi pelaku industri dalam negeri serta mempercepat kemandirian industri nasional,” imbuhnya.

Baca juga : Di Depan Menperin, Ketum HKI Baru Usul Dibentuk Badan Kawasan Industri Nasional

Program KALCER diharapkan mampu melahirkan produsen lokal yang inovatif, berkualitas, dan berdaya saing global. Kemenperin menegaskan bahwa keberlanjutan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Sekali lagi, saya mengapresiasi inisiatif program ini. Mari kita buktikan bahwa produk dalam negeri tidak hanya bisa bersaing, namun juga menjadi pilihan utama,” pungkas Faisol.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.