Dark/Light Mode

Kemnaker & Baznas Ajak 22 Perusahaan Sulsel Rekrut Disabilitas

Minggu, 27 Juli 2025 12:45 WIB
Menaker Yassierl usai penandarangan loker untuk disabilitas di  Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/7/2025)
Menaker Yassierl usai penandarangan loker untuk disabilitas di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/7/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama BAZNAS Pemerintah Provinsi Sulalwesi Selatan, dan 22 perusahaan di Sulawesi menandatangani komitmen bersama untuk mempromosikan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas.

Penandatanganan dilakukan oleh Menaker Yassierli, Pimpinan Baznas Saidah Sakwan, 22 perusahaan dan disaksikan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin serta 22 orang perwakilan pencari kerja disabilitas.

"Penandatanganan ini sebagai bagian komitmen kami bahwa rekrutmen tenaga kerja harus inklusif, tanpa diskriminasi,” kata Yassierli di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/7/2025). 

Baca juga : PKP & BPJS TK Jalin Sinergi Perumahan Untuk Pekerja

Menurutnya, penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai bagian dari implementasi pasal 53 Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas

Dia menegaskan pemerintah terus mendorong sistem rekrutmen tenaga kerja yang inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas.

Yassierli menegaskan, pentingnya kolaborasi untuk membuka peluang kerja yang setara. Sebagai upaya konkret, Kemnaker telah membentuk Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Khusus dan Disabilitas, yang akan mengoordinasikan pelaksanaan program pelatihan, sertifikasi dan penyaluran kerja.

Baca juga : Serap Tenaga Kerja Lokal, Perusahaan HS Raih Penghargaan

"Kami sudah bentuk Direktorat Penempatan dan Tenaga Kerja Khusus Disabilitas. Ini bagian dari reformasi ketenagakerjaan agar semua punya hak yang sama, " ujarnya.

Menteri Yassierli mengatakan, kendala yang dihadapi penyandang disabilitas selama ini, belum memiliki keterampilan kerja yang memadai. Para disabilitas tak bisa langsung disalurkan kerja karena mereka harus dilatih dulu agar memiliki skill. 

"Untuk mendukung pelatihan vokasi, Baznas akan memfasilitasi pendanaan kegiatan pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja disabilitas. Mereka yang lulus akan disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang telah berkomitmen, " katanya.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 22 Juli, Cek Di Sini Lokasinya

Selain meluncurkan Fasilitasi Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas, Yassierli juga menyaksikan penandatanganan komitmen bersama antara Ditjen Binapenta & PKK dengan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan, Disnaker Kota Makassar, dan perusahaan di Kota Makassar.

Sementara Saidah Sakwan selaku Pimpinan Baznas bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan mengatakan, kerja sama dengan Kemnaker ini menjadi bukti nyata sinergi kelembagaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, dengan memberikan bantuan kepada 1000 orang penyandang disabilitas.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.