Dark/Light Mode

Wapres Apresiasi Penyaluran BSU Di Padang, Minta Jemput Bola Ke Daerah

Kamis, 31 Juli 2025 09:20 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka menyaksikan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Padang, Sumatera Barat. (Foto: Pos Indonesia)
Wapres Gibran Rakabuming Raka menyaksikan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Padang, Sumatera Barat. (Foto: Pos Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali meninjau langsung penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025.

Kali ini, Wapres Gibran hadir di Kantorpos Cabang Utama Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/7/2025), setelah sebelumnya mengunjungi empat lokasi penyaluran BSU lainnya di Kota Tangerang, Jakarta Selatan, Kabupaten Boyolali, dan Kota Pekanbaru.

Meski diguyur hujan, kegiatan penyaluran tetap berlangsung dengan antusiasme tinggi dari 150 pekerja penerima bantuan. Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan arahan tegas agar realisasi BSU mencapai 100 persen, termasuk di daerah-daerah terpencil.

“Saya mohon Pak Menteri bantu agar realisasinya bisa 100 persen. Kalau ada tantangan di daerah-daerah remote, mungkin bisa jemput bola. Karena ini program dari Pak Presiden, jadi realisasinya harus maksimal,” ujar Gibran.

Baca juga : Menko Polkam Apresiasi Kesiapan Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan

Ia juga mengingatkan para penerima agar tidak menyalahgunakan BSU. “Saya yakin di sini tidak ada yang pakai BSU untuk judi online. Tapi kalau ketahuan, bantuannya bisa disetop. Jangan juga dipakai untuk beli rokok. Utamakan sembako dan keperluan anak, apalagi ini tahun ajaran baru,” tegas Wapres.

Penyaluran BSU 2025 telah berlangsung sejak 3 Juli dan akan berakhir 3 Agustus. Secara nasional, hingga 29 Juli pukul 07.00 WIB, BSU telah tersalurkan kepada 14,7 juta pekerja dari total 15,9 juta sasaran, atau sekitar 92,63 persen. Untuk Provinsi Sumatra Barat, capaian distribusinya telah mencapai 95,33 persen, dengan Kota Padang sebesar 94,53 persen atau 60.008 pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli yang turut mendampingi menyatakan komitmennya mengejar target 100 persen penyaluran. “Kami akan optimalkan semua sumber daya hingga akhir program,” ujarnya.

Kehadiran Wapres Gibran di Padang juga diapresiasi sebagai bentuk kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. “Ini menjadi motivasi bagi kami di Kemnaker untuk bekerja lebih maksimal,” kata Yassierli.

Baca juga : Himperra Apresiasi Dua Keputusan Pemerintah Di Bidang Perumahan

Penyaluran BSU kali ini juga dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Plt. Dirut PT Pos Indonesia Endy Abdurrahman, dan sejumlah penerima bantuan.

PT Pos Indonesia menunjukkan komitmennya dalam penyaluran BSU dengan membuka layanan Kantorpos tujuh hari seminggu, bahkan hingga pukul 20.00 WIB. Penerima BSU juga bisa mengecek status bantuan melalui aplikasi Pospay yang tersedia di Play Store dan App Store.

Dengan sistem berbasis digital, layanan cepat, dan proses pencairan yang sederhana, Pos Indonesia memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Cara Cek dan Klaim BSU 2025

Baca juga : Kapolri Apresiasi Pemenang Kreasi Polri: Kembangkan Potensi Diri untuk Bangsa

Pekerja yang belum mencairkan BSU dan merasa memenuhi syarat dapat mengecek statusnya melalui:

  • Website: bsu.kemnaker.go.id
  • Aplikasi: Pospay (unduh di Google Play atau App Store)

Jika terdaftar sebagai penerima, segera kunjungi Kantorpos terdekat dengan membawa KTP dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan. Batas akhir pencairan BSU adalah 3 Agustus 2025.

Kriteria Penerima BSU 2025:

  1. WNI dibuktikan dengan NIK.
  2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 April 2025.
  3. Gaji maksimal Rp 3,5 juta atau sesuai UMR daerah.
  4. Bukan ASN, TNI, atau Polri.
  5. Tidak menerima bantuan PKH.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.