Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri PKP Minta BPS Bereskan Data, Target 3 Juta Rumah Dikebut
Selasa, 26 Agustus 2025 23:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya pemutakhiran data perumahan nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Data tersebut akan menjadi tolok ukur sekaligus instrumen evaluasi kinerja Kementerian PKP dalam melaksanakan Program 3 Juta Rumah.
"Data dari BPS sangat diperlukan untuk menjadi dasar perumusan kebijakan perumahan di Indonesia. Karena itu, pemutakhiran data menjadi hal yang mendesak,” ujar Maruarar usai melakukan diskusi dengan Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di Kantor BPS Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Baca juga : Mendagri Dinilai Ikut Berperan Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Menurutnya, peran BPS sangat strategis karena data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi tinggi dan dapat menjadi rujukan dalam pelaksanaan berbagai program perumahan.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mendiskusikan integrasi data dan sistem informasi perumahan bersama Kepala BPS.
Menteri PKP menambahkan, data perumahan nantinya akan diumumkan secara berkala kepada publik untuk menciptakan mekanisme check and balance.
Baca juga : Kementerian PKP Puji Kualitas Perumahan MGK Serang
"Seperti data inflasi yang diumumkan Kemendagri setiap bulan, kami ingin capaian perumahan juga diumumkan secara rutin. Dengan dukungan BPS, capaian ini akan lebih transparan, akurat, dan bisa menjadi patokan nasional,"jelasnya.
Lebih lanjut, Maruarar optimistis pemutakhiran data oleh BPS, yang memiliki lebih dari 20 ribu pegawai dan jaringan mitra kerja di seluruh Indonesia, akan menghasilkan potret riil kondisi perumahan masyarakat.
"Ini akan jauh lebih akurat dibanding data internal yang selama ini dikumpulkan balai-balai perumahan,” tegasnya.
Baca juga : Gaji 7 Juta, Tunjangan Rp 63 Juta
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan siap mendukung penuh Kementerian PKP.
"BPS akan terus menjaga kualitas dan integritas data perumahan. Pemutakhiran data akan kami lakukan secara bertahap sebagai bentuk dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya