Dark/Light Mode

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo

Dari Rakyat, Untuk Rakyat Melalui Bahasa Rakyat

Senin, 20 Oktober 2025 07:25 WIB
Kegiatan Wamenkomdigi/Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kemeja coklat) terkait digitalisasi. (Foto: Dok. Pribadi)
Kegiatan Wamenkomdigi/Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kemeja coklat) terkait digitalisasi. (Foto: Dok. Pribadi)

 Sebelumnya 
Bagaimana BKP berkolaborasi dengan media massa dan media sosial untuk menjangkau seluruh kalangan, hingga ke generasi muda—termasuk untuk menyampaikan pesan pesan Presiden dan Wapres? 

Kami mendorong media massa melakukan pendekatan storytelling visual, bukan sekadar poster program dari pemerintah tapi kisah penerima manfaat. 

Misalnya, “anak sopir ojek yang bisa sekolah di Sekolah Rakyat” lebih kuat dampaknya daripada tabel anggaran. Sebab memang program Presiden Prabowo kebanyakan menyasar masyarakat kalangan bawah, desil 1-2. 

Bagaimana BKP mendorong transparansi dan akses publik terhadap informasi pemerintah? 

Baca juga : Diplomasi Tegas Prabowo, Indonesia Diperhitungkan Dunia

Transparansi di era sekarang bukan sekadar open data, tapi open narrative. 

Kami akan membuka ruang publik yang memuat data, capaian dan video penjelasan dari tiap program besar. Tiap lembaga pemerintah perlu dinilai seberapa responsif mereka terhadap pertanyaan publik dan media. 

Bagaimana upaya BKP membangun kolaborasi, literasi dengan media, akademisi, atau tokoh masyarakat agar informasi yang sampai ke masyarakat adalah kredibel, dan narasinya benar sesuai fakta? 

Kami percaya komunikasi publik bukan monopoli pemerintah. Karena itu BKP aktif membangun relasi dan terbuka berkomunikasi dengan jurnalis, pakar, dan tokoh lokal. Tujuannya satu: menyamakan referensi fakta, supaya narasi yang muncul di publik punya pijakan data yang sama. Itu bagian dari strategi kami untuk menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat dan kredibel. 

Baca juga : Prof Ahmad Tholabi Kharlie: Momentum Upaya Penataan Kelembagaan

Apa isu atau hoaks terbesar yang dihadapi BKP atau terkait informasi kepresidenan selama setahun terakhir, dan bagaimana menanganinya? 

Pernah beredar DFK (diinformasi, fitnah dan kebencian, Red) yang menyebut adanya korban jiwa dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Faktanya, tidak ada satu pun korban jiwa. Insiden yang terjadi membuat beberapa penerima manfaat sakit, namun seluruhnya telah tertangani dengan baik. Pemerintah juga melakukan evaluasi menyeluruh dan memperketat pengawasan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjamin keamanan dan kualitas program. Mari bersama-sama lebih berhati-hati dalam menerima informasi. Dengan memeriksa kebenarannya terlebih dahulu, kita dapat mencegah keresahan, menjaga ketenangan, dan tetap fokus pada tujuan utama: menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat. 

Jika boleh menilai komunikasi publik pemerintah dari skala 1–10, berapa nilai yang cocok untuk tahun pertama ini? Apakah ada pesan khusus yang ingin disampaikan kepada masyarakat untuk ikut mendukung agenda prioritas Pemerintah? 

Biarkan publik yang menilai. Kami berfokus untuk bekerja dan menyajikan informasi dan berkomunikasi secara utuh dan terbuka. Banyak kemajuan besar — integrasi data, koordinasi antarinstansi, dan percepatan respon informasi. Yang masih perlu diperkuat adalah realtime feedback loop di K/L dan daerah-daerah. 

Baca juga : Maman Imanulhaq: Banyak Kebijakan Yang Tumpang Tindih

Pesan saya kepada masyarakat: pemerintah adalah pelayan masyarakat, kami terbuka dengan semua masukan. Dan kewajiban kami menyampaikan informasi untuk masyarakat. Mari ikut menjaga komunikasi yang sehat. Jangan hanya jadi penerima informasi, tapi juga penjaga kebenaran informasi. Pemerintah kuat kalau rakyatnya ikut mengawal jalannya pemerintahan dan juga bergandengan tangan dengan optimis mewujudkan segala bentuk program-program yang terbaik untuk masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.