Dark/Light Mode

Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Menteri Mukhtarudin Siapkan 500 Ribu Tenaga Kerja Welder dan Hospitality

Kamis, 23 Oktober 2025 12:26 WIB
Foto: Kementerian P2MI.
Foto: Kementerian P2MI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin menyatakan kesiapan kementeriannya untuk mengkoordinasikan program pelatihan 500 ribu tenaga kerja di bidang welder, hospitality, perawat dan sektor-sektor skills worker yang lain.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, sejalan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai Kick-Off Meeting Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah di Gedung Ali Wardana, Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Rabu (22/10/2025).

Menteri Mukhtarudin yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa program tersebut merupakan respons atas hasil pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan sejumlah kepala negara.

Baca juga : Kebijakan Menteri Bahlil Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

"KemenP2MI akan berperan sebagai leading sektor dalam program ini, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, lembaga vokasi milik pemerintah (pusat dan daerah), perguruan tinggi dan lembaga vokasi swasta, untuk menyiapkan tenaga kerja yang dilatih, dengan pendekatan terintegrasi yaitu, pelatihan, sertifikasi atau kompetensi dan penempatan”, ujar Mukhtarudin.

Mukhtarudin mengatakan bahwa sinergi antar-kementerian dan lembaga, pusat dan daerah serta perrguruan tinggi akan menjadi kunci keberhasilan program ini.

KemenP2MI dan kementerian terkat akan merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi pasar kerja internasional, sehingga tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi ekspektasi pasar global.

"Kami berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan siap bersaing di kancah internasional," tutup Mukhtarudin.

Baca juga : Tiba Di Jakarta, Presiden Afrika Selatan Disambut Upacara Kenegaraan

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja terampil, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam memperluas peluang kerja.

Diketahui, Pemerintah menyiapkan Rp 8 triliun untuk program penyiapan tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang untuk 500 ribu lapangan pekerjaan di luar negeri.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program itu untuk penciptaan tenaga kerja di bidang welder (juru las) dan hospitality, perawat dan sektor2 skils worker yang lain.

"Bapak Presiden di dalam sidang kabinet kemarin (memerintahkan) untuk mempersiapkan 500 ribu tenaga kerja kita yang di bidang welder dan hospitality," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Baca juga : Patuhi Arahan Presiden, Mendagri Fokus Jaga Stabilitas Harga Di Daerah

Leading sector program ini adalah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

"Ini tadi dalam pembahasan, Menteri P2MI diminta mengkoordinasikan dan anggaran yang disediakan sekitar Rp 8 triliun," terang Airlangga.

Program ini juga akan melibatkan Kementerian dan lembaga terkait. Airlangga menjelaskan, keterlibatan KemenP2MI dalam program ini agar pekerja tersebut juga memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.

"Jadi itu kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja. Dan nanti tentu dari segi demand side-nya diharapkan ini bisa dipekerjakan di luar negeri. Ini memang sudah menjadi pembicaraan saat Bapak Presiden bertemu secara bilateral dengan berbagai kepala negara, karena berbagai negara tersebut membutuhkan perkerjq-pekerja dari indonesia," pungkas Airlangga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.