Dark/Light Mode

Berkat MTN, Kementerian Kebudayaan Raih Collaboration and Partnership Champion

Sabtu, 1 November 2025 12:32 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra. (Foto: Dok. Kemenbud)
Direktur Jenderal Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra. (Foto: Dok. Kemenbud)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kebudayaan meraih penghargaan kategori “Collaboration & Partnership Champion” dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya yang dinilai mampu merangkul generasi muda bertalenta di bidang seni dan budaya secara terstruktur, inklusif, dan berbasis data.

Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Detik Network Abdul Azis kepada Direktur Jenderal Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra.

Mahendra menjelaskan, MTN Seni Budaya merupakan platform nasional yang menyiapkan generasi terbaik talenta seni Indonesia secara sistematis.

“MTN Seni Budaya menemukan, mengembangkan, dan menghubungkan talenta Indonesia. MTN merupakan program prioritas nasional di bawah koordinasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas),” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (1/11/2025).

Gandeng Ribuan Talenta Muda

Baca juga : Kemendagri dan Kementerian Kebudayaan Perkuat Sinergi Pemajuan Kebudayaan

Sejak diluncurkan pada Juli 2025, program MTN telah menggandeng lebih dari 200 mitra festival dan komunitas serta melibatkan 30 ribu peserta di lima bidang seni, yakni sastra, film, seni rupa, seni pertunjukan, dan musik.

“Kegiatan ini mencakup 22 kota di Indonesia dan tujuh negara. MTN Seni Budaya bukan sekadar wadah pengembangan, melainkan jalan strategis untuk melahirkan talenta yang akan menjadi inspirasi global menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Mahendra.

Ia menambahkan, arahan Menteri Kebudayaan Fadli Zon adalah agar Kementerian Kebudayaan terus menjadi tonggak utama dalam menyiapkan generasi muda bertalenta di bidang seni dan budaya.

“Sesuai arahan Pak Menteri Fadli Zon, Kementerian Kebudayaan harus menjadi pelopor dalam pembinaan generasi muda agar kebudayaan Indonesia semakin berdaya saing di tingkat global,” ujarnya.

5 Program Inti MTN Seni Budaya

Baca juga : Kementerian Kebudayaan Gelar House of Indonesiana Week bersama Korea

Mahendra menjelaskan, MTN Seni Budaya dirancang dengan sistem berlapis agar setiap talenta mendapat jalur pembinaan yang sesuai. Lima program utama yang saling terhubung membentuk ekosistem berkelanjutan.

Pertama, MTN IkonInspirasi, menghadirkan tokoh publik dan seniman ternama untuk menginspirasi serta memotivasi talenta muda.

Kedua, MTN AsahBakat, berupa pelatihan intensif yang membantu peserta mengasah kemampuan teknis dan konseptual.

Ketiga, MTN Lab, ruang penciptaan dan eksperimen karya dalam bentuk residensi, lokakarya, atau masterclass.

Baca juga : Sejarah Baru, Kemenhaj RI Libatkan Kejaksaan Tutup Celah Kebocoran Layanan Haji

Keempat, MTN Presentasi, wadah bagi talenta untuk menampilkan karya kepada publik guna memperluas apresiasi dan validasi.

Terakhir, MTN Market, forum yang mempertemukan pelaku seni dengan industri dan pasar untuk membuka peluang kolaborasi dan distribusi.

“Semua program ini menjadi jembatan antara potensi lokal dan panggung dunia. Ini bukti bahwa kebudayaan adalah kekuatan strategis Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Mahendra.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.