Dark/Light Mode

Berantas Judol Hingga Ke Akarnya

Yusril Tutup Aliran Duit Ilegal Lewat Jalur TPPU

Rabu, 5 November 2025 06:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Instagram yusrilihzamhd)
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Instagram yusrilihzamhd)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah bertekad memberantas praktik judi online hingga ke akar-akarnya. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan, pendekatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan menjadi strategi utama untuk menutup seluruh aliran dana ilegal di balik bisnis haram tersebut.

“Melalui pendekatan ini, Pemerintah menargetkan pemberantasan judi online secara mendalam, sekaligus memperkuat koordinasi antarkementerian dan lembaga melalui Komite TPPU,” ujar Yusril dalam acara Penguatan Komite TPPU dalam Mencegah dan Memberantas TPPU terkait Perjudian Online di Kantor Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Baca juga : OSO Instruksikan Kader Perjuangkan Aspirasi Daerah

Menurutnya, selama ini penindakan terhadap judi online sering tersendat karena fokus lebih banyak diarahkan pada pelaku dan platformnya, sementara jaringan keuangan di belakangnya jarang tersentuh.

Pendekatan TPPU diharapkan dapat menelusuri, membekukan, dan menyita aset hasil kejahatan yang digunakan untuk memperluas operasi judi online.

Baca juga : Muzani: Kami Terbuka Bagi Siapapun, Asal Penuhi Syarat

“PPATK memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan penghentian sementara terhadap transaksi keuangan mencurigakan yang diduga terkait peredaran judi online,” ujarnya.

Sebagai Ketua Komite TPPU, Yusril menegaskan pentingnya koordinasi tanpa tumpang tindih kewenangan.

Baca juga : Teken Akad 1.000 Rumah Setiap Hari, BTN Sukses Menjadi Mesin KPR Raksasa

“Saya tidak akan mencampuri urusan teknis kementerian atau lembaga lain, namun memastikan semuanya bekerja efektif dalam satu arah kebijakan bersama,” katanya.

Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan delapan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk agenda reformasi hukum, pencegahan korupsi, dan pemberantasan judi online.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.