Dark/Light Mode

Melihat Siswa Sekolah Rakyat Di Yogyakarta

Dulu Berkuku Mak Lampir, Sekarang Bersih Dan Pede...

Senin, 10 November 2025 07:05 WIB
Sekelompok siswa Sekolah Rakyat Menengah atas (SRMA) 20 Sleman sedang membahas pelajaran dengan guru di taman pada Jumat (7/11/2025). (Foto: Dok. InfoPublik.id).
Sekelompok siswa Sekolah Rakyat Menengah atas (SRMA) 20 Sleman sedang membahas pelajaran dengan guru di taman pada Jumat (7/11/2025). (Foto: Dok. InfoPublik.id).

 Sebelumnya 
Kata dia, perubahan itu tak hanya tampak di luar. Reti bercerita, perilaku dan kebiasaan hidup anak-anak pun ikut berubah. Dulu banyak yang malas mandi, kuku panjang dan hitam, rambut berkutu, bahkan pakaian jarang dicuci. Untuk membentuk kebiasaan baru, wali asrama menunjuk penanggung jawab khusus kebersihan bahkan untuk kebersihan kuku. “Setiap Senin sebelum upacara, mereka cek kuku anak-anak. Dulu kukunya seperti Mak Lampir. Sekarang, Alhamdulillah, semuanya bersih,” ujarnya sambil tersenyum.

Reti menambahkan, fasilitas di SRMA 20 Sleman juga makin lengkap. Terbaru, sekolah mendapat bantuan laptop dari pemerintah. Setiap siswa nantinya akan memperoleh satu laptop. Sebelumnya, sekolah juga mendapat bantuan internet berkecepatan 100 Mbps dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Bantuan diberikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebelum kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juni lalu.

Baca juga : Biaya Politik Mahal Sekali, Kondisi Keuangan Terbatas

Selain koneksi cepat, sekolah juga menerima smart board di setiap ruang kelas. Dengan fasilitas itu, guru bisa menayangkan materi pembelajaran digital secara langsung. “Dengan internet dari Kemkomdigi, proses belajar jadi lebih menarik dan interaktif. Anak-anak bisa mengakses media pembelajaran digital kapan saja,” jelas Reti. Saat ini, sekolah tengah mempersiapkan penerapan Learning Management System (LMS) yang akan digunakan mulai semester depan.

Salah satu siswi SRMA 20 Sleman, Renata Merah, mengatakan fasilitas yang diterimanya sudah lebih dari cukup. Menurut dia, fasilitas di sekolah dan asrama jauh lebih baik dibandingkan fasilitas di rumahnya. “Bisa dibilang lebih dari cukup. Di rumah juga enggak ada AC kayak di sini,” ujarnya. Dengan fasilitas ini, dia mengaku makin bersemangat mengejar cita-cita menjadi anggota TNI. “Saya ingin membanggakan orang tua,” ujarnya.

Baca juga : Prabowo: Berbuat Terbaik, Manusia Mati Tinggalkan Nama

Plt. Direktur Ekosistem Media Direktorat Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi Farida Dewi Maharani mengatakan, program Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam membuka akses pendidikan setara dan berkualitas. “Presiden ingin memastikan bahwa Sekolah Rakyat benar-benar menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapat pendidikan layak. Bukan hanya dari sisi kognitif, tetapi juga pembentukan karakter,” tegas Farida.

Ia menekankan, transformasi digital di Sekolah Rakyat bertujuan memberikan pengalaman belajar setara dengan sekolah swasta unggulan. “Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah gratis pun bisa memiliki fasilitas dan kurikulum yang baik. Ini bagian dari strategi memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan berkualitas,” pungkasnya.

Baca juga : AMPG Jatim Targetkan Rekrut 100 Ribu Kader

Sebelumnya, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan, infrastruktur digital merupakan landasan utama bagi pemerataan pendidikan. “Komitmen kami adalah menyediakan internet berkualitas untuk menunjang proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat. Ini juga wujud keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari tugas Komdigi,” ujarnya. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 10 November 2025 dengan judul "Melihat Siswa Sekolah Rakyat Di Yogyakarta Dulu Berkuku Mak Lampir, Sekarang Bersih Dan Pede..."

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.