Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahlil Gaspol Bebaskan Barcode BBM Demi Warga Terdampak Bencana
Rabu, 3 Desember 2025 16:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kembali tancap gas di lapangan. Melihat distribusi energi terganggu akibat bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah, Bahlil langsung memerintahkan pembebasan penggunaan barcode untuk pembelian BBM bersubsidi. Kebijakan darurat ini digelar agar aliran BBM tidak tersendat dan mobilitas warga serta tim penanganan bencana tetap berjalan.
“Tidak perlu pakai barcode (BBM), ini dalam rangka mengantisipasi (gangguan distribusi) semua,” ujar Bahlil saat meninjau pemulihan akses energi di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : Pemerintah Targetkan, Listrik di Wilayah Terdampak Bencana Pulih Jumat
Bahlil menekankan relaksasi ini bersifat sementara. Bencana hidrometeorologi membuat distribusi BBM dan listrik terhambat, jaringan internet putus, dan akses jalan tertutup longsor bahkan jembatan putus. Pemerintah meminta kebijakan ini tidak disalahgunakan, mengingat kondisi di lapangan masih dalam status tanggap darurat.
“Saya mohon kepada saudara-saudara saya di sini, agar tolong jangan disalahgunakan. Artinya kita harus pakai betul-betul sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.
Baca juga : Bahlil Blusukan ke Tapteng, Urus Listrik-LPG Macet hingga Bebaskan Barcode BBM
Langkah darurat ini ditujukan untuk memperlancar pasokan BBM bagi distribusi logistik, operasi alat berat, hingga gerak cepat tim penanganan bencana yang selama ini terhambat akses menuju lokasi terdampak.
Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga juga menambah mobil tangki, mempercepat pengiriman, dan menurunkan lebih banyak personel angkutan. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) turut mengeluarkan relaksasi agar alokasi BBM bisa dialihkan antarwilayah dalam satu provinsi jika diperlukan, mengikuti perubahan jalur distribusi pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya