Dark/Light Mode

Ayo Daftar! Kemenhub Buka 33 Ribu Kuota Mudik Gratis Nataru 2025

Selasa, 9 Desember 2025 20:06 WIB
Ilustrasi seorang pemudik menggunakan bus gratis yang disediakan Kemenhub. (Foto : Kemenhub)
Ilustrasi seorang pemudik menggunakan bus gratis yang disediakan Kemenhub. (Foto : Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi kembali mengajak masyarakat untuk segera mendaftar Program Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Tahun ini, pemerintah menyiapkan fasilitas lebih luas yakni 33.039 kuota penumpang dan 5.628 unit sepeda motor yang dapat diangkut melalui bus, kereta, dan kapal laut.

Dudy menegaskan, seluruh kuota yang disediakan pemerintah dan operator transportasi harus benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Selasa (9/12).

Baca juga : KAI Commuter Optimalkan Pemeliharaan KRL Jelang Libur Nataru 2025

Ia menambahkan, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.

Selain itu, Dudy berharap masyarakat semakin beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik bermotor.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kemenhub menyiapkan 70 bus yang melayani 10 rute dari Jakarta ke sejumlah kota di Jawa.

Untuk jalur rel, tersedia layanan angkutan motor gratis untuk 5.568 sepeda motor dan 12.720 penumpang. Sementara di laut, disiapkan kuota 17.239 penumpang pada 55 rute.

Baca juga : Pertamina Jaring Ribuan Talenta Muda Di Momentum Hari Sumpah Pemuda 2025

Rangkaian jadwal keberangkatan dan arus balik telah disusun berdasarkan proyeksi kepadatan. Puncak arus mudik diprediksi terjadi 24 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik pada 2 Januari 2026.

Evaluasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 menunjukkan mobilitas masyarakat mencapai 94,67 juta pergerakan, dengan 17,18 juta di antaranya menggunakan angkutan umum. Jumlah kecelakaan pada periode tersebut juga turun hampir 14 persen.

Dudy menilai tren peralihan dari kendaraan pribadi menuju angkutan umum menjadi sinyal positif.

“Peralihan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, menjadi angkutan umum sangat baik untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dan mengurangi beban jalan. Kami ingin masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung tanpa harus mengambil risiko di jalan dengan menggunakan sepeda motor,” kata Menhub Dudy.

Baca juga : Salurkan 142 Ribu Rumah Subsidi, Capaian BTN Luar Biasa

Ia kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan selama perjalanan. “Mudik adalah tradisi mulia untuk merajut silaturahmi. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan dan menjalankannya dengan selamat, aman dan tertib,” ujar Menhub.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.