Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Investasi Ekraf Melesat, Tembus Rp 132 Triliun Di Triwulan III 2025
Senin, 22 Desember 2025 15:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) memaparkan kinerja di sektor ekraf sepanjang 2025 menunjukkan capaian signifikan. Hingga triwulan III 2025, realisasi investasi sektor ekraf mencapai Rp132 triliun atau setara 97 persen dari target tahun ini sebesar Rp136,3 triliun.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan, capaian tersebut berkontribusi sekitar 9 persen terhadap total realisasi investasi nasional.
Menurutnya, investasi yang tercatat merupakan dana riil yang masuk ke Indonesia, bukan sekadar komitmen kerja sama atau nota kesepahaman (MoU).
Baca juga : Transaksi Judol Turun Drastis, 2024: 359 Triliun 2025: 155 Triliun
"Hal ini menunjukkan bahwa pihak internasional, asing, terutama juga dari swasta asing, semakin tertarik dan percaya sektor ekraf Indonesia sebagai mitra bisnis mereka," kata Teuku dalam acara Ekraf Annual Report (EAR) 2025 di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Selain investasi, kinerja ekspor sektor ekraf juga mencatatkan hasil positif. Hingga triwulan III 2025, nilai ekspor produk ekraf Indonesia mencapai 26,68 miliar dolar AS atau sekitar Rp442,8 triliun.
Nilai tersebut telah memenuhi target ekspor tahun ini dan menjadi yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Baca juga : Asetnya Tembus Rp 1.028 Triliun, Pengembangan Bank Syariah On The Track
"Pada Oktober 2025, berdasarkan data yang baru diserahkan langsung oleh BPS minggu lalu, capaian ekspor ekraf telah mencapai 101 persen dari target atau sekitar 19,96 persen dari total ekspor nonmigas. Ini merupakan yang tertinggi dalam 5 tahun," ungkapnya.
Dari sisi ketenagakerjaan, kata Teuku, sektor ekraf menyerap 27,4 juta tenaga kerja atau mencapai 107 persen dari target 2025 sebanyak 25,5 juta orang. Mayoritas pekerja ekraf berasal dari kelompok usia di bawah 40 tahun.
"Ini menunjukkan sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu motor penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda," ujarnya.
Baca juga : BCA Siapkan Uang Tunai Rp 42,1 Triliun Hadapi Nataru 2026
Terkait kontribusi sektor ekraf terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), kata Teuku, data resmi akan dirilis BPS pada awal 2027.
Namun, berdasarkan data BPS tahun 2024 yang diumumkan awal 2025, kontribusi pertumbuhan sektor ekraf telah mencapai 6,5 persen, melampaui target sebesar 5,54 persen.
"Insya Allah kontribusi terhadap PDB ini juga akan tercapai sesuai target," ucap Politisi Partai Demokrat itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya