Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pengungsi Sudah Pindah, BULOG Manfaatkan GOR Aceh Tamiang Jadi Gudang Beras
Rabu, 31 Desember 2025 13:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perum BULOG memanfaatkan Gedung Olahraga (GOR) Sport Center Aceh Tamiang sebagai gudang penyimpanan cadangan beras. Beras ini digunakan untuk memasok kebutuhan pangan warga sekitar, pasca bencana banjir dan longsor.
Langkah strategis ini diambil menyusul redanya dampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera, yang antara lain ditandai dengan pindahnya masyarakat dari gedung yang sebelumnya menjadi tempat pengungsian.
Dikutip dari laporan video yang diterima, Rabu (31/12/2025), pihak BULOG mengonfirmasi telah mengantongi izin penggunaan fasilitas olahraga tersebut, untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak.
Baca juga : PTPN I Peduli Terus Bantu Warga Aceh Tamiang
GOR ini diperkirakan memiliki kapasitas tampung antara 50 hingga 60 ton beras. Dalam implementasi di lapangan, setiap tumpukan beras menggunakan 25 palet plastik untuk menjaga kualitas dan kelembapan komoditas, agar tetap layak konsumsi.
Pemanfaatan ruang publik ini juga melibatkan sinergi lintas instansi. Di dalam gedung tersebut, stok beras BULOG ditempatkan berdampingan dengan lokasi istirahat personel TNI dari lima Batalyon di Aceh. Tim dari Batalyon tersebut ikut membantu proses penumpukan dan pengamanan stok pangan di lokasi.
Sinergi ini memastikan distribusi bantuan logistik dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terorganisir ke wilayah-wilayah yang masih membutuhkan.
Pengungsi Turun Drastis
Baca juga : Pernyataan Politik Rapimnas Golkar Tegaskan Arah Ketahanan Energi dan Hilirisasi
Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah warga yang bertahan di pengungsian akibat banjir dan longsor terus menurun.
Hingga Selasa (30/12/2025), tercatat sebanyak 395.795 jiwa masih mengungsi. Angka ini turun drastis dibanding periode puncak bencana yang sempat menyentuh angka 1 juta jiwa.
Terkait hal ini, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengatakan, penurunan ini dipicu oleh mulai pulihnya akses transportasi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Baca juga : Angka Anak Putus Sekolah Tinggi, DPR Ingatkan Orang Tua Peduli Pendidikan
"Jalur utama seperti Banda Aceh-Medan dan penghubung antar-kabupaten lainnya sudah kembali terbuka," katanya.
Meskipun jalur utama mulai lancar, BNPB tetap memprioritaskan pemenuhan logistik bagi 400 ribu pengungsi, yang belum bisa kembali ke rumah.
Perbaikan infrastruktur seperti jembatan di rute Bener Meriah-Bireuen, terus dikebut untuk memperlancar arus distribusi pangan dari gudang darurat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya