Dark/Light Mode

Pesan Prabowo Ke Jajarannya: Dihujat, Difitnah Nggak Apa-Apa

Kamis, 1 Januari 2026 14:41 WIB
Presiden Prabowo, saat memimpin rapat koordinasi terbatas yang membahas pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025). (Foto: YouTube)
Presiden Prabowo, saat memimpin rapat koordinasi terbatas yang membahas pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo menyoroti kecenderungan kurang sehat dari pribadi-pribadi, komentator dan sejenisnya, yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, Pemerintah Indonesia dari sisi negatif. Bentuknya antara lain, mengkritik menteri yang datang ke lokasi bencana Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Saya pernah dengar ada kritik begini, untuk apa menteri datang ke tempat bencana, hanya datang melihat? Saudara-saudara, serba susah. Menteri tidak datang, dibilang tidak peduli. Menteri datang, dibilang masak menteri ikut macul," papar Prabowo, saat memimpin rapat koordinasi terbatas yang membahas pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025).

Baca juga : Prabowo Lantik Enam Dubes RI, Diplomat Karier Hingga Musisi

"Bukan itu. Pejabat datang, pemimpin datang, ikut melihat apa kekurangan, apa masalah. Apa yang bisa kita bantu, apa yang bisa kita percepat. Kan begitu?" imbuhnya.

Prabowo pun mencontohkan momen bertemu gubernur di lokasi terdampak bencana. Dalam pertemuan itu, gubernur selalu menyampaikan update kebutuhan ataupun usulan penanganan terhadap korban terdampak bencana.

Baca juga : MBS Telepon Prabowo, Sampaikan Belasungkawa Dan Dukungan Moril

"Saya datang ketemu Gubernur, ya Gubernur sampaikan kita butuh ini, ada usul ini. Saya tahu langsung. Kan kita bisa cek," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan wejangan kepada para pimpinan, menteri, kepala badan, dan gubernur agar kuat mental menghadapi hujatan dan fitnah dalam bekerja. 

Baca juga : Prabowo Cek Lokasi Bencana Di Tapanuli, Disambut Peluk Haru Warga

"Kita tidak boleh terpengaruh dan patah semangat. Semua itu kita jadikan koreksi, nggak apa-apa, walaupun itu fitnah. Itu harus kita dijadikan kewaspadaan," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.