Dark/Light Mode

Sidak Ke Pasar Simongan Semarang

Zulhas Pastikan Harga Dan Stok Pangan Stabil Di Awal 2026

Sabtu, 3 Januari 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso (kanan) mengecek stok dan harga pangan di Pasar Simongan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok pada awal 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso (kanan) mengecek stok dan harga pangan di Pasar Simongan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok pada awal 2026. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Simongan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2026). Dalam kesempatan itu, Menko Pangan memastikan harga dan stok pangan stabil pada awal Tahun Baru 2026.

Menko Pangan memulai agenda kerja di awal tahun dengan mengunjungi Pasar Simongan. Tujuannya, memastikan langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di tingkat pedagang dan konsumen. Sidak ini dilakukan untuk mengecek daya beli masyarakat serta mengantisipasi potensi gejolak harga pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas--sapaan akrab Zulkifli Hasan--didampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

Zulhas tiba di lokasi dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dibalut rompi hitam. Sesampai di pasar, Zulhas langsung menyambangi sejumlah lapak pedagang. Mulai dari penjual daging, sayuran, beras, hingga telur. 

Baca juga : Tito Minta Pemda Di Aceh Optimalkan Peran Keuchik

Ia berbincang langsung dengan para pedagang untuk menanyakan kondisi stok dan harga pangan pasca-Nataru.

Dari hasil pengecekan, Zulhas memastikan, ketersediaan barang di pasar terpantau aman dan mencukupi. Kondisi tersebut menjadi faktor utama terjaganya stabilitas harga di tingkat konsumen.
"Harganya stabil. Stoknya juga banyak," kata Zulhas, usai peninjauan.

Zulhas mencatat, harga ayam berada di kisaran Rp 38.000 per kilogram (kg), sama seperti hasil pemantauan sebelumnya di Kabupaten Kendal, Rabu (31/12/2025). 

Sementara, harga telur ayam ras tercatat Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilogram dan harga daging sapi kualitas terbaik masih bertahan di angka Rp 130.000 per kilogram. Untuk beras, harga berada pada rentang Rp 15.000 hingga Rp 16.200 per kilogram. 

Baca juga : Demokrat Pastikan, Hubungan SBY Dan Jokowi Baik-baik Saja

Adapun, bawang merah dijual dengan harga Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kg. Harganya relatif tidak berubah dibandingkan akhir Desember 2025.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, pasokan yang memadai menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan harga pangan nasional. "Alhamdulillah, kita lihat barangnya banyak, stoknya aman, dan harga tetap stabil," tegasnya. 

Usai sidak harga pangan, Zulhas membagikan beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kg kepada pengunjung dan pedagang pasar. 

Namun, karena antrean cukup panjang, stok beras produksi Bulog tersebut habis. Sebagai gantinya, masyarakat menerima minyak goreng kemasan 1 liter.

Baca juga : Golkar Jatim Siapkan Jurus Strategis Untuk Tahun 2026

Sementara itu, pedagang Pasar Simongan merasakan penurunan harga sejumlah komoditas pangan pascaperayaan Tahun Baru 2026. Nur, pedagang ayam potong, menyebut harga ayam negeri justru turun setelah Tahun Baru dan kini berada di kisaran Rp 36.000 per ekor.

"Setelah Tahun Baru malah turun. Sekarang harganya Rp 36.000 per ekor. Pembeli juga lumayan ramai karena liburan anak sekolah masih berlangsung," kata Nur.

Nur senang bisa menyampaikan langsung kondisi lapangan kepada Pemerintah. "Senang sekali bisa ngobrol langsung. Biasanya cuma lihat di televisi. Kami jadi merasa diperhatikan. Harapannya harga-harga bisa terus stabil seperti sekarang," ujarnya.

Hal senada disampaikan Marti, salah satu pembeli di Pasar Simongan. Dia mengaku bersyukur harga pangan tetap stabil selama masa libur Nataru yang biasanya diiringi kenaikan harga. Tak hanya itu, Marti juga kebagian beras SPHP. "Alhamdulillah dapat beras. Lumayan, uangnya bisa buat beli kebutuhan lainnya," katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.