Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemendikdasmen Kirim 17.073 Papan Tulis Digital ke Sekolah di Sumut
Minggu, 4 Januari 2026 20:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan 17.073 unit papan tulis digital atau Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di Sumatera Utara (Sumut) sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan nasional. Distribusi perangkat ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada awal Januari 2026.
Program ini dilakukan dalam rangka memodernisasi metode pembelajaran sekaligus menyukseskan digitalisasi pendidikan.
“Untuk digitalisasi pendidikan di Sumut, sebanyak 17.073 unit sudah terkirim. Masih ada delapan unit yang berada dalam proses pengiriman,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Medan, Sumut, Minggu (4/1).
Baca juga : Kemendikdasmen: 71 SD di Kudus Mendapatkan Revitalisasi
Khusus di Kota Medan, Mu’ti menjelaskan, total papan interaktif digital yang telah diterima satuan pendidikan berjumlah 2.047 unit. Dengan rincian, 359 (PAUD), 21 (PKBM), 912 (SD), 1 (SKB), 12 (SLB), 221 (SMA), 105 (SMK), dan 416 (SMP).
"Secara nasional, papan interaktif digital telah didistribusikan ke 288.865 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," imbuh Mu'ti.
Revitalisasi Sekolah
Mu’ti menjelaskan, revitalisasi telah dilakukan terhadap 897 satuan pendidikan di Sumut dengan total anggaran Rp 852 miliar. Rinciannya, 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 Sekolah Luar Biasa (SLB), serta 5 PKBM atau SKB.
Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Kirim 27 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sumatera
“Dari total tersebut, sudah terealisasi 48,5 persen. Sebanyak 431 sekolah masih dalam proses pembangunan. Yang progres pekerjaannya mencapai 95 persen, ada 117 sekolah atau setara 13,4 persen. Dan yang telah selesai 100 persen, ada 349 sekolah atau 39 persen,” papar Mu'ti.
Khusus di Kota Medan, Mu’ti menambahkan, program revitalisasi tahun 2025 telah dilaksanakan pada 48 satuan pendidikan, terdiri atas 3 PAUD, 6 SD, 6 SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB, dengan total anggaran Rp 47,4 miliar.
Dari total tersebut, sebanyak 24 satuan pendidikan atau 50 persen masih berada di bawah progres 95 persen. Progres 95–99 persen tercatat pada 3 satuan pendidikan. Sementara 21 satuan pendidikan atau 44 persen telah selesai 100 persen.
Baca juga : Kemendikdasmen Gelar Kampanye Anak Indonesia Hebat untuk Penguatan PAUD di Kudus
“Sekolah yang masih dalam proses penyelesaian pembangunan ditargetkan rampung 100 persen pada akhir Januari 2026. Mudah-mudahan pada Februari, seluruhnya sudah dapat digunakan penuh untuk pembelajaran yang berkualitas,” tutup Mu’ti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya