Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KSP Kirim Water Purifier Dan Pompa Apung Untuk Korban Banjir Di Aceh Timur
Kamis, 15 Januari 2026 09:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menyalurkan bantuan berupa water purifier dan pompa apung kepada warga terdampak banjir di Dusun Karang Kuda, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu (14//1/2026).
Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih warga yang selama ini harus mengandalkan pasokan dari luar desa akibat rusaknya infrastruktur air bersih pascabanjir.
Water purifier yang diserahkan memiliki kapasitas produksi hingga 3.000 liter air siap minum per hari dari sumber air yang tersedia di lokasi. Kehadiran alat tersebut menjadi solusi cepat bagi warga yang sebelumnya harus menempuh jarak hingga 12 kilometer untuk mendapatkan air bersih.
Baca juga : Dirut Jasa Marga Turun Langsung Bantu Korban Kecelakaan Di Tol Dalam Kota
“Air bersih adalah kebutuhan paling mendesak. Dengan water purifier ini, insyaallah kebutuhan air minum warga bisa segera terpenuhi. Airnya sudah melalui pemeriksaan medis dan aman dikonsumsi,” kata Qodari saat berdialog dengan warga.
Qodari menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan, termasuk masukan dari Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basa dan pemerintah daerah. KSP telah menyiapkan sejumlah unit water purifier untuk ditempatkan di titik-titik yang paling membutuhkan di wilayah terdampak banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Qodari bersama Kapolda Aceh dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky meninjau langsung kondisi permukiman warga. Ketiganya juga mencoba air hasil penyaringan water purifier yang telah dioperasikan.
Baca juga : AHM Gelar Servis Motor Gratis Untuk Korban Bencana Di Sumatera
Selain bantuan air bersih dan pompa apung, KSP turut membahas rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak banjir, termasuk di Desa Bunin yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Ada persoalan lahan yang sedang kami catat, termasuk yang melibatkan pihak swasta dan BUMN. Hal ini akan kami sampaikan kepada kementerian dan lembaga terkait agar segera ditindaklanjuti,” ujar Qodari.
Ia memastikan seluruh perkembangan penanganan bencana di Aceh Timur akan dibawa ke rapat Satuan Tugas Penanganan Bencana Sumatera yang dipimpin Menteri Dalam Negeri pada Kamis (15/1/2026).
Baca juga : Megawati Pantau Pendidikan Anak Korban Banjir Aceh
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky menyampaikan apresiasi atas dukungan KSP dalam percepatan pemulihan pascabanjir.
“Bantuan ini sangat membantu, khususnya bagi warga Aceh Timur yang terdampak langsung bencana,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya