Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerusakan Ekosistem Mengancam Bumi
Indonesia Serukan Aksi Selamatkan Laut Dunia
Sabtu, 24 Januari 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kerusakan ekosistem laut yang kian masif telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan bumi.
Dampak perubahan iklim, pencemaran, serta praktik penangkapan ikan ilegal terus menekan kesehatan laut dan mengancam populasi perikanan global, sehingga menuntut aksi bersama lintas negara.
Hal itu disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam forum Velocity of the Blue Economy yang menjadi bagian dari World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (22/1) waktu setempat.
Baca juga : Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Ditanya Kunker Ke Arab Saudi
“Lautan kita menghadapi ancaman serius, mulai dari pemanasan laut, meningkatnya keasaman, menurunnya stok ikan, hingga pencemaran. Lautan memanggil kita untuk bertindak bersama, menyelamatkan dan mengelolanya secara bertanggung jawab,” ujar Trenggono.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia siap mengambil peran kepemimpinan dalam upaya global melindungi ekosistem laut dari kerusakan yang semakin masif.
Menurut Trenggono, laut bukan hanya sumber daya alam, juga bagian tak terpisahkan dari sejarah, identitas dan masa depan Indonesia.
Baca juga : Rakernas PSI Di Sulsel Karpet Merah Untuk RMS?
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini memaparkan, Indonesia telah menjalankan berbagai kebijakan Ekonomi Biru sebagai upaya mencegah degradasi ekosistem laut sekaligus menjaga keberlanjutan pemanfaatannya.
Program itu mencakup perluasan kawasan konservasi laut, pengaturan sistem penangkapan ikan berbasis kuota, serta pengetatan pengawasan untuk mencegah praktik penangkapan ikan ilegal.
Upaya perlindungan ekosistem tersebut, kata alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, dibarengi dengan pengembangan sektor perikanan yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif.
Baca juga : Bahlil: Target 1,6 Juta Barel Butuh Mukjizat
Dengan pendekatan ini, pemulihan ekosistem laut diharapkan tetap sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan penguatan ketahanan pangan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya