Dark/Light Mode

Kereta Api Kian Diminati, Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah–DIY Menguat

Sabtu, 7 Februari 2026 14:40 WIB
Foto: KAI.
Foto: KAI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat peningkatan mobilitas masyarakat pada akhir pekan dan masa libur.

Perjalanan antarkota, menuju bandara, hingga mobilitas harian di kawasan perkotaan semakin menegaskan peran strategis transportasi publik berbasis rel.

Tren tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah pelanggan layanan kereta perkotaan, lokal, dan bandara sepanjang Januari 2026.

Pola pergerakan ini sejalan dengan data mobilitas wilayah yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.

Jawa Tengah tercatat sebagai salah satu provinsi dengan intensitas perjalanan komuter antarkabupaten/kota yang tinggi, khususnya pada koridor Semarang–Solo–Yogyakarta–Purwokerto.

Aktivitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga layanan publik yang saling terhubung mendorong kebutuhan perjalanan yang terjadwal, nyaman, dan mudah diakses.

Baca juga : AC Milan Libas Bologna, Rossoneri Jaga Tekanan ke Inter Milan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan angkutan perkotaan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem mobilitas kawasan aglomerasi Jawa Tengah dan DIY.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren peningkatan jumlah pelanggan mencerminkan perubahan kebiasaan perjalanan masyarakat yang semakin mengandalkan kereta api.

“Kereta api kini menjadi pilihan perjalanan yang nyaman untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas harian, perjalanan akhir pekan, hingga akses menuju bandara. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pelanggan di berbagai layanan di Jawa Tengah,” ujar Anne.

Layanan antarkota dalam kawasan aglomerasi melalui KA Joglosemarkerto juga menunjukkan kinerja positif.

Pada Januari 2026, kereta api kelas eksekutif dan ekonomi New Generation ini melayani 110.409 pelanggan, meningkat dibandingkan 97.929 pelanggan pada Januari 2025.

Rute lingkar Yogyakarta–Solo–Semarang–Purwokerto menjadikan layanan ini banyak dimanfaatkan untuk perjalanan keluarga, wisata, maupun mobilitas antarwilayah.

Baca juga : Gempa M4,2 Guncang Cilacap Jawa Tengah, Episenter di Laut

Konektivitas menuju bandara diperkuat melalui KA BIAS (Kereta Api Bandara Adi Soemarmo). Sepanjang Januari 2026, layanan ini melayani 74.102 pelanggan, naik dari 63.730 pelanggan pada Januari 2025.

Dengan tarif terjangkau mulai Rp 7.000 hingga Rp 40.000, KA BIAS memudahkan perjalanan dari pusat Kota Solo hingga wilayah Caruban dan Madiun, sekaligus mendukung perjalanan udara yang lancar.

Di wilayah barat Jawa Tengah dan DIY, Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mencatat kinerja stabil.

Pada Januari 2026, layanan ini melayani 239.331 pelanggan, meningkat dari 229.716 pelanggan pada Januari 2025. Layanan reguler dan Xpress memberikan fleksibilitas perjalanan bagi wisatawan maupun masyarakat yang bepergian untuk keperluan keluarga dan pekerjaan.

Mobilitas harian di kawasan perkotaan ditopang oleh KRL Area VI Yogyakarta (Commuter Line Yogyakarta–Palur). Sepanjang Januari 2026, layanan ini melayani 758.375 pelanggan, meningkat dari 712.152 pelanggan pada Januari 2025.

Dengan frekuensi 27 hingga 31 perjalanan per hari dan melayani 11 stasiun utama, KRL Area VI menjadi penghubung penting wilayah Yogyakarta, Klaten, dan Solo Raya.

Baca juga : Aprilia Siap Guncang Dominasi Ducati, Yamaha Terancam Jadi Penggembira

Layanan kereta lokal turut melengkapi pergerakan masyarakat. KA Prameks melayani 94.567 pelanggan pada Januari 2026, meningkat dari 86.973 pelanggan pada Januari 2025 pada rute Yogyakarta–Kutoarjo dengan tarif terjangkau.

Sementara itu, KA Batara Kresna relasi Purwosari–Wonogiri (PP) melayani 16.294 pelanggan, naik dari 12.497 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya seiring peningkatan frekuensi perjalanan.

Anne menambahkan, meningkatnya penggunaan kereta api mencerminkan peran strategis angkutan berbasis rel dalam mendukung mobilitas kawasan aglomerasi yang semakin dinamis.

“Kereta api menghadirkan perjalanan yang lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses. Dengan layanan yang saling terhubung, kereta api menjadi solusi mobilitas yang relevan untuk berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat,” jelasnya.

Melalui penguatan layanan perkotaan, lokal, dan bandara yang terintegrasi, KAI terus mendukung mobilitas masyarakat Jawa Tengah dan DIY.

Dengan pola perjalanan yang semakin beragam, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat, termasuk untuk perjalanan akhir pekan dan masa liburan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.