Dark/Light Mode

Penumpang Whoosh Tembus 24 Ribu, Mobilitas Nataru Terus Meningkat

Kamis, 25 Desember 2025 11:22 WIB
Ilustrasi pengguna Kereta cepat Whoosh. (Foto : KCIC)
Ilustrasi pengguna Kereta cepat Whoosh. (Foto : KCIC)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Pada Selasa, 24 Desember 2025, jumlah penumpang Whoosh tercatat mencapai 24.439 orang.

Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal. Bahkan, lonjakan volume penumpang sudah terlihat sejak akhir pekan lalu, dengan rata-rata harian di atas 21 ribu penumpang.

Baca juga : PHR Resmikan Chemical EOR Minas untuk Perkuat Produksi Migas

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, volume penumpang Whoosh pada masa libur Natal masih tergolong tinggi dan diperkirakan terus bertambah.

“KCIC memprediksi jumlah penumpang hari ini bisa melampaui 24 ribu penumpang karena masih banyak penumpang yang baru berangkat hari ini untuk menikmati momen liburan Nataru,” ujar Eva.

Hingga Rabu pagi, 25 Desember 2025, KCIC mencatat tiket yang telah terjual mencapai sekitar 16 ribu tiket. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan meningkat hingga keberangkatan terakhir pada pukul 21.25 WIB.

Baca juga : Menhub Pantau Pembatasan Truk Nataru, Targetkan Zero Accident

Dari sisi okupansi, tingkat keterisian kursi Whoosh di Stasiun Halim pada jadwal keberangkatan pagi hingga siang hari telah melampaui 90 persen. Sementara itu, jadwal keberangkatan lainnya masih berada di kisaran 70 persen.

KCIC mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket lebih awal secara daring guna memastikan ketersediaan tempat duduk sesuai jadwal keberangkatan yang diinginkan, terutama selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Tiket Whoosh dapat dibeli melalui Aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka.

Baca juga : Penumpang Whoosh Naik Saat Libur Akhir Tahun, Tembus 22 Ribu

Pada masa Nataru ini, rute favorit penumpang masih didominasi oleh Halim–Padalarang dan Halim–Tegalluar. Penumpang yang turun di Stasiun Padalarang mayoritas melanjutkan perjalanan menuju Bandung menggunakan layanan KA Feeder yang disediakan secara gratis, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan terintegrasi.

“Di tengah tingginya volume penumpang, kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaan pribadi, baik di area stasiun maupun selama berada di dalam kereta, agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tutup Eva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.