Dark/Light Mode

Perpusnas Salurkan 4.000 Buku untuk Sekolah Rakyat di Bandung Barat

Rabu, 4 Maret 2026 19:07 WIB
Kepala Perpusnas Prof. E. Aminudin Aziz (Foto: Dok. Perpusnas)
Kepala Perpusnas Prof. E. Aminudin Aziz (Foto: Dok. Perpusnas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berkomitmen menjadi penggerak literasi nasional dengan menyalurkan 4.000 buku untuk Sekolah Rakyat di Bandung Barat. Langkah konkret ini tidak hanya memperkuat koleksi bacaan di jenjang SD, SMP, dan SMA, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam menyiapkan generasi literat menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai bukti komitmennya dalam memperkuat literasi, Perpusnas giat berkontribusi memberikan dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat. Perpusnas juga turut hadir dalam Pembukaan Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Lanjut serta Sosialisasi dan Pendampingan Akreditasi di Bandung Barat, Selasa (3/3/2026).

Baca juga : Brantas Abipraya Garap Pembangunan Sekolah Rakyat Di 7 Wilayah

Dalam momen tersebut, Perpusnas menyalurkan 4.000 buku dengan rincian 1.500 buku untuk SD, 1.500 buku untuk SMP, dan 1.000 buku untuk SMA. “Target kami setiap tahun jumlah ini meningkat minimal 10 perswb agar koleksi terus diperbaharui,” ujar Kepala Perpusnas, Prof. E. Aminudin Aziz.

Selain penyediaan koleksi, Perpusnas juga menghadirkan pendampingan teknis pengelolaan perpustakaan. Pustakawan senior dan tenaga kreatif dilibatkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan buku melalui kegiatan membaca bersama, diskusi reflektif, penulisan ulang isi bacaan, hingga proyek kreatif berbasis buku seperti pementasan sederhana.

Pembukaan Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Lanjut serta Sosialisasi dan Pendampingan Akreditasi di Bandung Barat, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dok. Perpusnas)

Baca juga : JICT Donasikan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Bandang Aceh dan Sumut

Menurut Prof. Amin, keterlibatan Perpusnas bukan sekadar dukungan administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab strategis negara dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Sekolah Rakyat bukan hanya soal perubahan status sosial, tetapi tentang menyiapkan pemimpin masa depan. Pemimpin hari ini tidak lagi dilahirkan, tetapi dipersiapkan,” terangnya.

Baca juga : Menkomdigi Luncurkan DARA Untuk Bantu Anak Kecanduan Gim

Melalui sinergi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, Perpusnas optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi model penguatan literasi nasional. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menilai perpustakaan sebagai pondasi penting dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik. “Dukungan Perpusnas adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya. “Perpusnas juga menjadi wadah lahirnya generasi cageur, bageur, bener, pinter, singer. Alias sehat, baik, benar, cerdas, dan terampil,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.