Dark/Light Mode

Pantau Arus Balik Lebaran Menhub dan Seskab Cek Terminal Pulo Gebang

Rabu, 25 Maret 2026 08:20 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi (kiri) bersama Seskab Teddy Indra Wijaya (tengah) memantau arus balik Lebaran di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (25/3_2026) dinihari. (Foto: Dok. Kemenhub)
Menhub Dudy Purwagandhi (kiri) bersama Seskab Teddy Indra Wijaya (tengah) memantau arus balik Lebaran di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (25/3_2026) dinihari. (Foto: Dok. Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memantau arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan guna memastikan arus balik berlangsung aman, tertib, dan lancar.

"Tadi pagi ini, jam 2 kurang sedikit, saya diundang Pak Menteri Perhubungan Pak Budy Purwagandhi untuk mengecek Terminal Pulo Gebang," kata Seskab Teddy ditemui di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rabu dini hari (25/3/2026) seperti dilansir Antara.

Teddy menambahkan, telah berada di lokasi sejak dini hari dan melihat langsung aktivitas penumpang serta pergerakan bus yang terus berdatangan membawa penumpang pada arus balik dari berbagai daerah.

Selama peninjauan, Teddy juga berinteraksi dengan banyak penumpang untuk memastikan kondisi perjalanan mereka, termasuk mengecek langsung kelancaran arus dan kenyamanan selama perjalanan arus balik Lebaran.

Lebih lanjut Teddy mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan kondisi arus balik berjalan lancar tanpa kendala signifikan, serta berbagai potensi hambatan yang muncul dapat ditangani dengan baik oleh petugas di lapangan.

Menurutnya,  penumpang yang ditemui di terminal mengaku perjalanan mereka relatif lancar, tanpa hambatan berarti sepanjang perjalanan menuju Jakarta selama periode arus balik berlangsung.

Baca juga : Arus Balik Lebaran, Jalan Tol One Way, Rest Area Buka-Tutup

"Alhamdulillah tadi juga kita tanya langsung ke penumpang, Alhamdulillah lancar dan sepanjang jalan tidak ada yang signifikan," ujar Teddy.

Ia menambahkan, ada beberapa kemacetan sedikit tapi secara normal di rest area ataupun tadi ada beberapa kecelakaan sedikit.

"Tapi secara keseluruhan Alhamdulillah puncak arus mudik yang 24-25 (Maret) ini berjalan lancar, ya seperti harapan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan kita semua," ujar Teddy.

"Ada beberapa kemacetan sedikit tapi secara normal di rest area ataupun tadi ada beberapa kecelakaan sedikit, tapi secara keseluruhan Alhamdulillah puncak arus mudik yang tanggal 24-25 (Maret) ini berjalan lancar, ya seperti harapan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan kita semua," tutur Teddy.

Ia mengapresiasi kerja sama Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dalam menjaga kelancaran arus balik, sehingga puncak pergerakan pada 24 hingga 25 Maret dapat berjalan sesuai harapan pemerintah.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan prediksi puncak arus balik angkutan darat terjadi pada 24-25 Maret serta kembali meningkat pada periode 28-29 Maret.

Baca juga : Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk

 

Menhub Duddy Purwagandhi (depan) dan Seskab Teddy Indra Wijaya (tengah) berbaur dengan penumpang bus saat memantau arus balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang, Rabu (25/3/2026) dini hari. (Foto: Dok. Kemenhub)

 

Ia menambahkan, lonjakan pertama terjadi karena pemudik mengejar waktu masuk kerja setelah libur Lebaran, sementara gelombang berikutnya berasal dari masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA).

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional guna membantu kelancaran perjalanan arus balik masyarakat.

Lebih lanjut Dudy menegaskan kebijakan one way nasional akan kembali diberlakukan apabila terjadi peningkatan kepadatan signifikan di jalur utama, dengan tujuan memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman hingga tujuan.

Dudy menambahkan, sebagian masyarakat telah memanfaatkan kebijakan WFA, sehingga pergerakan arus balik menjadi lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama periode puncak berlangsung.

Baca juga : Arus Balik Padat, Menhub Minta Pemudik Utamakan Keselamatan

Hal tersebut terlihat dari kondisi lalu lintas di jalan tol yang relatif tidak terlalu padat, serta arus kendaraan yang bergerak bertahap menunjukkan distribusi perjalanan masyarakat berjalan lebih merata dan terkendali.

Selain itu, pemerintah juga mewaspadai sejumlah titik rawan seperti rest area dengan menerapkan sistem buka tutup serta membatasi operasional kendaraan berat sumbu tiga guna menjaga kelancaran arus balik.

"Harapan kita tadi, seperti memberlakukan one way nasional itu untuk membantu para masyarakat yang melakukan arus balik bisa dengan lancar dan yang paling penting adalah selamat sampai dengan tujuan," pungkas Dudy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.