Dark/Light Mode

Sambangi Taman Siswa Bogor, Wamen Fajar Dengar Suara Siswa Soal MBG

Senin, 30 Maret 2026 13:57 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menjadi pembina upacara dan berdialog dengan siswa di Taman Siswa, Bogor, Senin (30/3/2026). Dok. Kemendikdasmen
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menjadi pembina upacara dan berdialog dengan siswa di Taman Siswa, Bogor, Senin (30/3/2026). Dok. Kemendikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menjadi pembina upacara di Taman Siswa Bogor, Senin (30/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Dalam amanat tersebut, Menteri menekankan pentingnya penguatan pembelajaran tatap muka, pembentukan karakter, disiplin, serta pembiasaan kebiasaan positif di lingkungan sekolah pasca libur panjang Idul Fitri dan Nyepi.

Amanat itu juga menegaskan pentingnya pelaksanaan upacara bendera secara rutin guna memperkuat nasionalisme. Sekolah didorong menjalankan Gerakan Indonesia ASRI serta membiasakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi generasi sehat dan berkarakter.

Fajar menjelaskan, Taman Siswa dipilih karena memiliki sejarah panjang dalam membangun fondasi pendidikan nasional sejak 1922 dan hadir di Bogor sejak 1930.

Baca juga : Dukung Pembatasan Medsos Pada Anak, Sultan: Agar Tak Sia-sia Pemerintah Beri MBG

“Taman Siswa adalah bagian penting dari sejarah pendidikan nasional. Sekolah ini telah berkontribusi sejak sebelum republik berdiri, sehingga keberadaannya harus terus didukung dan diperkuat,” ujarnya.

Ia menilai model pendidikan terintegrasi dari jenjang TK hingga SMA dan SMK menjadi keunggulan tersendiri. Model ini dinilai relevan dengan arah kebijakan pemerintah.

“Pengembangan sekolah terintegrasi sedang disiapkan pemerintah untuk memperkuat kesinambungan pembelajaran dan pembinaan karakter sejak dini. Praktik seperti di Taman Siswa menjadi referensi penting,” jelasnya.

Usai upacara, Fajar menyapa dan berdialog langsung dengan para siswa dari berbagai jenjang. Dalam dialog tersebut, siswa menyampaikan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga : Bagikan Takjil Dan Bukber Bareng Insan Pers, Kapolri: Suara Media Suara Publik

Mereka mengaku lebih sehat, lebih berenergi, dan dapat menghemat uang jajan. Sebagian besar berharap program tersebut terus dilanjutkan.

Selain itu, siswa juga merasakan dampak positif dari program revitalisasi sekolah. Ruang belajar dinilai lebih nyaman, terang, dan mendukung kegiatan belajar.

Siswa SMA Taman Siswa Asmiranda menyampaikan terima kasih atas program pendidikan yang dirasakan langsung manfaatnya.

“Alhamdulillah adanya MBG dan perbaikan sekolah kami makin semangat belajar, hemat jajan dan ruangan menjadi lebih nyaman dan terang,” ujarnya.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Senin 23 Februari, Hadir di Pospol Gadog

Menanggapi hal itu, Fajar menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung seluruh satuan pendidikan.

“Kehadiran kami di sini adalah pesan bahwa pemerintah hadir untuk semua. Baik sekolah negeri maupun swasta memiliki peran penting dan harus terus didukung,” tegasnya.

Ketua Taman Siswa Bogor Ki Saur Panjaitan mengapresiasi kehadiran Fajar. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pendidikan yang dikelola masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa pemerintah peduli pada pendidikan yang dikelola masyarakat,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.