Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Kebut Penanganan Sampah Nasional, PSEL Ditargetkan Operasi Akhir 2027
Selasa, 31 Maret 2026 13:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mempercepat penanganan sampah nasional melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Program ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Rapat ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 30 lokasi. Fasilitas ini akan melayani 61 kabupaten dan kota. Kapasitas pengolahan mencapai 39.450 ton per hari atau setara 14,4 juta ton per tahun. Angka ini diperkirakan mencakup sekitar 24 persen dari total timbulan sampah nasional.
Baca juga : Pemerintahan Prabowo Dinilai Masih Pegang Teguh Nilai Demokrasi
Sejumlah proyek sudah menunjukkan perkembangan. Empat lokasi, yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta Raya segera masuk tahap pembangunan. Enam lokasi lain disiapkan untuk proses lelang mulai April 2026.
Beberapa daerah juga telah menuntaskan tahap awal. Mulai dari penyediaan lahan, penyusunan regulasi, hingga kesiapan pemerintah daerah.
Pemerintah menetapkan target operasional PSEL pada Oktober 2027. Target ini diharapkan mampu mempercepat penanganan sampah secara signifikan.
Baca juga : Reformasi WTO Harus Adil Untuk Negara Berkembang
Selain itu, pemerintah tengah menyusun peta jalan nasional pengelolaan sampah. Targetnya, pengolahan sampah mencapai 100 persen pada 2029. Saat itu, timbulan sampah diproyeksikan mencapai 146.780 ton per hari.
Upaya ini dilakukan melalui kombinasi berbagai teknologi. Di antaranya pengolahan organik, TPS3R, refuse derived fuel (RDF), tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), hingga waste to energy.
Zulkifli Hasan optimistis persoalan sampah nasional dapat diatasi. Ia menilai teknologi yang tersedia sudah memadai.
Baca juga : KSP: Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Juni 2026
“Kita sudah memiliki teknologi pengolahan sampah yang lengkap. Mulai dari waste to energy, RDF, kompos, hingga biodigester. Sampah ini saya yakin bisa diselesaikan,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan dalam empat tahun ke depan penanganan sampah nasional berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya