Dark/Light Mode

KSP: Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Juni 2026

Rabu, 25 Maret 2026 13:22 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden M Qodari bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Suharyanto di acara Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Foto: Khoirul Umam/RM
Kepala Kantor Staf Presiden M Qodari bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Suharyanto di acara Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Foto: Khoirul Umam/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), M. Qodari, memastikan program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II akan rampung sebelum tahun ajaran baru pada Juni 2026 dimulai.

Qodari memaparkan bahwa program revitalisasi telah menyasar 16.167 sekolah sepanjang tahun 2025. Dari total target tersebut, mayoritas atau sebanyak 16.062 sekolah telah selesai dibangun per 11 Maret 2026.

Baca juga : Bangun 104 Sekolah Rakyat, Pemerintah Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem

“Masih terdapat 105 satuan pendidikan yang masih berproses untuk menuntaskan pembangunan fisik,” ungkap Qodari saat hadir di acara Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Selain merevitalisasi bangunan lama, pemerintah juga tengah mengebut pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang tersebar di 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Baca juga : Triyasa Berbagi Berkah Ramadan, Salurkan Bantuan Ke Tiga Panti Asuhan

Pulau Jawa tercatat mendominasi dengan 40 lokasi pembangunan, disusul Sumatera (26 lokasi), Sulawesi (16 lokasi), dan Kalimantan (12 lokasi). Sementara itu, wilayah Kepulauan Maluku mendapat jatah 4 lokasi, diikuti oleh Bali-Nusa Tenggara dan Papua yang masing-masing dialokasikan 3 lokasi.

Qodari menegaskan bahwa pelaksanaan konstruksi SR Tahap II ini menyisakan waktu pengerjaan sekitar 90 hari kalender. Ia memastikan pengerjaan proyek yang dihitung sejak 23 Maret lalu tersebut akan terus didorong agar selesai tepat waktu

Baca juga : Pramono Imbau Warga Waspadai Hujan Lebat dan Banjir Rob saat Idul Fitri 2026

“Target penyelesaian pada 20 Juni 2026 atau sekitar 12 minggu,” pungkas Qodari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.