Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Pembangunan SDM Industri
Senin, 27 April 2026 19:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pendidikan vokasi menjadi fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri guna mendukung pertumbuhan sektor manufaktur nasional.
“Penguatan pendidikan vokasi yang menjadi prioritas nasional merupakan fondasi utama pembangunan SDM industri. Lulusan vokasi wajib memiliki kompetensi tinggi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja domestik maupun global,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Ia menyampaikan sektor industri manufaktur selama ini konsisten menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga membutuhkan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.
Untuk mewujudkan keselarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri (link and match), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca juga : Kemenperin Kembangkan Kemasan Aseptik Untuk Industri Mamin
Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Kemenperin mengembangkan pendidikan vokasi pada 11 politeknik, dua akademi komunitas, serta sembilan sekolah menengah kejuruan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Doddy Rahadi (tengah).
Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyediakan SDM tenaga ahli bagi sektor industri manufaktur dan sektor strategis lainnya.
“Perguruan tinggi berfungsi sebagai motor penggerak inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan sinergi, BPSDMI menjalin kerja sama dengan MNC University melalui penandatanganan nota kesepahaman terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada 21 April 2026.
Baca juga : MA Gandeng KPK, 200 Pimpinan Pengadilan Ikuti Pelatihan Antikorupsi
Rektor MNC University Dendi Pratama mengatakan kerja sama tersebut mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk peningkatan kapasitas SDM melalui seminar, lokakarya, dan program pengembangan kompetensi.
“Kolaborasi ini membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis melalui program magang di industri, sehingga memiliki kesiapan kerja yang lebih baik,” katanya.
Menurut Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari, sinergi antara Kemenperin dan MNC University memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif dan terintegrasi dengan kebutuhan industri.
Kemenperin berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM nasional agar lebih kompetitif di tingkat global.
Baca juga : HIPMI Kota Bekasi dan Jasa Armada Dorong Penguatan Ekosistem Industri
Selain itu, Kemenperin juga membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026 hingga Mei mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya