Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
SMAN 4 Manokwari Segera Punya Gedung Baru, Murid Tak Lagi Menumpang
Sabtu, 30 Mei 2026 11:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penantian panjang murid SMA Negeri 4 Manokwari untuk memiliki sekolah sendiri akhirnya terjawab.
Setelah hampir setahun menjalani kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di sekolah lain, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) resmi dimulai.
Kehadiran gedung baru ini tidak hanya menghadirkan kenyamanan belajar, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan peletakan batu pertama pembangunan USB SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, Kamis (28/5/2026).
Pembangunan tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan menengah di wilayah tersebut.
Kepala SMA Negeri 4 Manokwari, Iriandi Eendyasmoko, mengisahkan perjuangan 60 murid angkatan pertama sekolah itu.
Baca juga : RS Premier Bintaro Kupas Tuntas Bedah Bariatrik untuk Tangani Obesitas
Sejak berdiri pada Juli 2025, proses belajar mengajar terpaksa dilaksanakan di SMP Negeri 27 Manokwari dengan jadwal siang hari, mulai pukul 12.15 hingga 17.00 WIT. “Anak-anak sangat gembira mendengar kabar ini,” ujar Iriandi.
Menurutnya, lokasi pembangunan yang berdekatan dengan SMP Negeri 27 Manokwari akan memudahkan akses pendidikan menengah bagi masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan Pantai Utara (Pantura) Manokwari.
Kebahagiaan atas pembangunan sekolah baru juga dirasakan para murid. Maria Aura Angeli Tampani, siswi kelas X, mengaku lega karena tidak lama lagi mereka akan memiliki gedung dan fasilitas belajar sendiri.
“Otomatis senang karena sudah punya gedung sendiri. Selama ini kami menumpang, jadi ada rasa malu juga,” tutur Maria.
Hal senada disampaikan Filki Israel Kuai. Menurutnya, kehadiran gedung baru bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi harapan agar SMA Negeri 4 Manokwari dapat berkembang dan bersaing dengan sekolah-sekolah lain.
“Harapannya SMA 4 bisa dikenal banyak orang, maju, dan mampu bersaing dengan SMA lainnya,” kata Filki.
Baca juga : PSI Papua Barat Perkuat Barisan Untuk Pemilu 2029
Pembangunan USB SMA Negeri 4 Manokwari merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Revitalisasi Pendidikan Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,1 miliar untuk proyek yang ditargetkan selesai dalam enam bulan.
Iriandi mengaku terharu atas dukungan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, fasilitas yang akan dibangun sangat lengkap, termasuk pagar sekolah yang penting untuk mendukung keamanan lingkungan belajar.
“Kami tidak menyangka mendapat fasilitas seluas ini, bahkan lengkap dengan pagar yang sangat penting untuk keamanan sekolah. Kami sangat terharu atas kepedulian dinas dan kementerian,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembangunan tersebut menjadi istimewa karena SMA Negeri 4 Manokwari merupakan satu-satunya Unit Sekolah Baru tingkat SMA yang dibangun di Papua Barat pada tahun ini.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan USB dan program revitalisasi pendidikan tidak hanya bertujuan memperluas akses pendidikan.
Baca juga : BRN Matangkan Agenda Kunjungan Jokowi dan Konsolidasi di Lampung
Namun juga, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sistem swakelola yang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan sistem ini diharapkan masyarakat setempat dapat terlibat, sehingga mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal karena kebutuhan material dibeli dari toko bangunan setempat,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, target revitalisasi 71.744 satuan pendidikan pada tahun 2026 berpotensi menciptakan sedikitnya 710 ribu lapangan kerja di seluruh Indonesia, dengan asumsi setiap proyek menyerap minimal 10 pekerja.
Menutup arahannya, Abdul Mu’ti mengingatkan seluruh pihak untuk mengawal pembangunan dengan menjunjung prinsip good governance dan clean government agar proses pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Komitmen tersebut sejalan dengan tekad pihak sekolah untuk terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen demi memastikan pembangunan berjalan lancar dan menghadirkan lingkungan belajar yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) bagi para murid di Manokwari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya