Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ziarahi Makam Mantan Presiden Jelang Hari Bhayangkara
Kapolri: Para Pemimpin Bangsa Jadi Inspirasi Pengabdian Polri
Senin, 22 Juni 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam para Presiden Republik Indonesia sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026.
Melalui ziarah tersebut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk menyerap nilai-nilai kepemimpinan para pendiri dan pemimpin bangsa sebagai bekal menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Ziarah ini untuk menyerap nilai-nilai para pemimpin bangsa sebagai warisan bagi NKRI dan Polri,” kata Kapolri dalam keterangannya dikutip Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, ziarah ini sangat penting bagi institusi Polri yang memiliki amanah untuk mempertahankan nilai-nilai yang telah diwariskan para presiden dan pemimpin bangsa.
Rangkaian ziarah dimulai di makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Kompleks Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). Kapolri bersama rombongan tiba sekitar pukul 10.40 WIB dan disambut Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Machfudz atau Gus Kikin. Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan serban sebelum rombongan menuju area makam.
Di kompleks pemakaman, Kapolri bersama rombongan mengikuti doa bersama yang dipimpin Gus Kikin.
Baca juga : Kualitas SDM Jadi Fondasi Utama Pertahanan Negara
Usai berdoa, Kapolri memimpin prosesi tabur bunga di makam Gus Dur sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.20 WIB. Untuk diketahui, Gus Dur menjabat sebagai Presiden pada 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.
Pada masa pemerintahannya, pemisahan TNI dan Polri dikukuhkan melalui TAP MPR Nomor VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri. Gus Dur juga dikenang sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan pluralisme dan toleransi.
Selanjutnya, Kapolri berziarah ke makam Presiden pertama Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur. Kapolri tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat memasuki gerbang makam yang dilapisi karpet merah, dia langsung memberikan penghormatan secara khidmat.
Sebelum memasuki area inti persemayaman yang dikenal dengan nama bangunan Astono Mulyo, Kapolri terlebih dahulu melepas sepatu di tempat duduk khusus yang telah disediakan.
Setibanya di dalam cungkup makam, Kapolri disambut hangat juru kunci makam Bung Karno, Kahfi Annezar, yang bertindak langsung sebagai pemandu ziarah.
Suasana khidmat menyelimuti jalannya doa di depan pusara Sang Proklamator yang letaknya berada di sisi tengah, diapit oleh makam kedua orang tuanya, R Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Aju Njoman Rai.
Baca juga : Demokrat Serukan Parpol Punya Sikap Politik Jelas
Usai pembacaan doa, Kapolri memimpin prosesi tabur bunga di atas makam Bung Karno.
Pada sore harinya, Kapolri melanjutkan ziarah ke makam Presiden Jenderal Besar TNI (Purn.) Soeharto di Astana Giribangun, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kapolri tiba sekitar pukul 16.30 WIB dan disambut Pelaksana Harian Kompleks Astana Giribangun Mbah Sukirno.
Sebelum memasuki area makam utama, Kapolri terlebih dahulu menjalani prosesi transit di Wisma Lerem sesuai tradisi bagi pejabat tinggi negara yang berziarah di kompleks tersebut.
Usai transit, Kapolri bersama pejabat utama Mabes Polri menuju area makam untuk mengikuti rangkaian doa, penghormatan, peletakan karangan bunga, pengalungan bunga ronce, serta tabur bunga di pusara Soeharto dan makam keluarga.
Dalam kesempatan itu, dia kembali menegaskan, bahwa ziarah estafet ke makam para mantan presiden menjadi momentum refleksi atas perjuangan para pemimpin bangsa.
Baca juga : Sambut Kedatangan Jokowi, PSI Lampung Gelar 3 Rakorda
Dia menegaskan, nilai-nilai tersebut harus terus dijaga dan dijadikan semangat dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Ini menjadi kekuatan sekaligus spirit bagi institusi Polri agar terus melaksanakan amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Kapolri juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan Indonesia agar tetap kokoh, serta mampu mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 22 Juni 2026 dengan judul "Ziarahi Makam Mantan Presiden Jelang Hari Bhayangkara Kapolri: Para Pemimpin Bangsa Jadi Inspirasi Pengabdian Polri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya