Dark/Light Mode

Kunjungi Asmat

Gibran Pastikan Pemerataan Pembangunan Terus Berjalan

Selasa, 23 Juni 2026 07:00 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026). Foto: Dok. wapresri
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026). Foto: Dok. wapresri

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, dia meninjau sejumlah lokasi strategis. Mulai dari museum, gereja, sekolah lapang sagu, hingga rumah sakit. Peninjauan dilakukan untuk memastikan program pembangunan di berbagai sektor terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kunjungan diawali di Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat. Gibran tiba menggunakan motor listrik yang dikendarai ajudannya. Mengenakan kemeja krem, celana hitam, dan topi khas Asmat, dia menyusuri jalan beton dan papan yang membentang di atas kawasan rawa.

Kehadirannya disambut antusias warga yang telah menunggu di sepanjang jalur yang dilalui.

Di museum, Gibran menelusuri berbagai ruang pameran dan koleksi seni ukir Asmat.

Direktur Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat John Ohoiwirin mengatakan, Gibran menunjukkan ketertarikan besar terhadap seni dan budaya Asmat. Bahkan setelah menuliskan kesan dan pesan, dia kembali memasuki ruang pameran untuk melihat lebih banyak koleksi.

“Beliau tampak excited sekali, sangat bersemangat mengunjungi Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat. Beliau banyak bertanya mengenai koleksi yang ada,” kata John dalam keterangannya dikutip, Senin (22/6/2026).

Baca juga : 30 Persen Warga Di Papua Belum Punya Hunian Layak

Dalam kesempatan itu, John juga memaparkan peran museum sebagai sarana diplomasi kebudayaan Papua. Menurutnya, Gibran mendorong agar museum terus dikembangkan sebagai wajah budaya Papua di tingkat nasional maupun internasional.

Usai dari museum, Gibran meninjau progres pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru di Agats. Di lokasi tersebut, dia menerima paparan perkembangan pembangunan dari Ketua Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agats, Vallens Aji Sayekti.

Aji menjelaskan, struktur utama bangunan telah rampung dan kini memasuki tahap penyelesaian atap serta interior yang seluruhnya menggunakan kayu lokal Asmat.

“Kayunya semua dari sini, Pak. Ini manual semua,” ungkap Aji pada Wapres.

Menurutnya, pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Meski mendapat dukungan dari berbagai pihak, pembangunan masih memerlukan tambahan anggaran hingga selesai.

Di kawasan gereja, Gibran juga menanam pohon cemara sebagai simbol harapan, keberlanjutan pembangunan rumah ibadah, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Baca juga : Golkar Pastikan, Koalisi Pemerintah Baik-baik Saja

Rangkaian kunjungan berlanjut ke Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem. Di lokasi tersebut, Gibran melihat langsung pengembangan sagu berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat lokal yang menjadi ciri khas sekolah lapang tersebut.

Saat ini kawasan Sekolah Lapang Sagu memiliki luas sekitar 6 hektare dan dikelola melalui kerja sama Keuskupan dengan pemerintah daerah. Selain menjadi pusat pembelajaran, kawasan itu juga dikembangkan untuk memperkuat pengolahan produk turunan sagu yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Gibran juga bicara soal RSUD Perpetua J. Safanpo. Dia menegaskan, komitmen pemerintah untuk meningkatkan status RSUD Perpetua J. Safanpo dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C agar masyarakat Asmat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih lengkap.

“Sepulang dari Asmat akan kita follow up lagi. Saya janji nanti akan ada pembangunan rumah sakit tipe C di Asmat ini, jadi nanti untuk masalah kesehatan akan kita lakukan intervensi juga,” tegasnya.

Peningkatan status rumah sakit tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan spesialistik, termasuk penanganan kanker, jantung, stroke, dan urologi.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis, di antaranya pengadaan alat CT scan, penguatan infrastruktur digital untuk mendukung Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), serta peningkatan ketersediaan air bersih yang masih menjadi tantangan saat musim kemarau.

Baca juga : PKB Jateng Ancang-ancang Hadapi Pertarungan Di 2029

Saat ini RSUD Perpetua J. Safanpo didukung sekitar 350 tenaga kerja, termasuk lebih dari 200 tenaga kesehatan, dengan 13 dokter umum, satu dokter gigi, dan 11 dokter spesialis.

Rumah sakit tersebut juga masih menghadapi tingginya angka kasus malaria, demam berdarah dengue (DBD), diare, pneumonia, ISPA, tuberkulosis, serta meningkatnya kasus stroke dan penyakit jantung. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Selasa, 23 Juni 2026 dengan judul "Kunjungi Asmat Gibran Pastikan Pemerataan Pembangunan Terus Berjalan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.