Dark/Light Mode

MBG Perkuat Ekonomi Desa

Menko Zulhas Minta SPPG Belanja Bahan Di Kopdes

Senin, 29 Juni 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

 Sebelumnya 
Koperasi tersebut juga menjadi offtaker gabah dan jagung ketika harga berada di bawah harga acuan pembelian (HAP), didukung fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas hasil perikanan.

Hingga 26 Juni 2026, seluruh 83.383 KDMP telah berbadan hukum. Sebanyak 79.701 koperasi telah memiliki akun SIMKOPDES, sedangkan 60.756 lainnya telah mengantongi nomor induk berusaha (NIB).

Dari 35.859 titik lahan yang telah diverifikasi, sebanyak 13.870 titik pembangunan fisik telah selesai, sementara 21.474 titik lainnya masih dalam proses.

Baca juga : Kelola Sampah Modern, Perkuat Diplomasi Hijau

Berdasarkan kajian Dewan Ekonomi Nasional, belanja bahan pangan di daerah melalui Program MBG diperkirakan mencapai Rp69,4 triliun hingga Rp172,2 triliun.

Program tersebut juga diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 1,2 juta lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat di pedesaan.

Kendati begitu, Zulhas mengakui pelaksanaan Program MBG pada tahap awal masih menghadapi sejumlah kendala. Karena itu, Pemerintah saat ini terus melakukan pembenahan agar implementasi program berjalan lebih tertib dan efektif.

Baca juga : Ciptakan 1,3 Juta Lapangan Kerja, Gerindra Tolak MBG Dihentikan

“Programnya sangat mulia. Memang dalam pelaksanaannya kurang prudent, kurang bagus. Presiden mendengar, kami sudah sampaikan. Sekarang sebulan ini sedang membenahi ke dalam agar lebih tertib,” ucapnya.

Dia berharap, penandatanganan nota Kesepahaman tersebut semakin memperkuat kolaborasi antara SPPG, KDMP, BUMDes, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mensukseskan Program MBG. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 29 Juni 2026 dengan judul "MBG Perkuat Ekonomi Desa Menko Zulhas Minta SPPG Belanja Bahan Di Kopdes"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.