Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Komut Pertamina: Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Kunci Pelayanan ke Masyarakat
- De la Fuente: Spanyol Tampil Nyaris Sempurna
- Qodari: Stimulus Ekonomi Semester II Arahan Prabowo Jaga Daya Beli
- Bupati Langkat yang di-OTT Tiba di Gedung KPK, Jalani Pemeriksaan Lanjutan
- Tanjung Verde Siap Singkirkan Lionel Messi Cs
Tinjau Sekolah Rakyat Di Medan, AHY: Pendidikan Gratis Putus Rantai Kemiskinan
Jumat, 3 Juli 2026 18:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan program Sekolah Rakyat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan pendidikan berkualitas yang dapat diakses secara gratis.
Penegasan tersebut disampaikan AHY saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto itu membuka kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.
"Kita ingin melakukan intervensi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas, bahkan di sini seluruhnya gratis, mulai dari diterima hingga lulus. Setelah lulus, mereka memiliki kesempatan memilih melanjutkan pendidikan vokasi, perguruan tinggi, maupun langsung memasuki dunia kerja," kata AHY.
Baca juga : Kinerja Selaras Pasokan Energi: Pendapatan BAg Capai Rp 6,24 Triliun
Ia menilai pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, negara harus hadir memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik tanpa terhalang kondisi ekonomi keluarga.
"Negara punya kewajiban memberikan kesempatan yang baik kepada semua, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, masyarakat yang harus kita lindungi dan bantu secara ekonomi maupun sosial," tegasnya.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan dibangun di atas lahan sekitar enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Kawasan pendidikan tersebut mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks dengan kapasitas sekitar 1.080 siswa, terdiri atas 540 siswa SD serta masing-masing 270 siswa SMP dan SMA.
Baca juga : Gerindra Ajak Masyarakat, Bedakan Kritik Dan Kebencian!
AHY menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo yang dilaksanakan Kementerian Sosial dengan dukungan pembangunan infrastruktur dari Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bertugas mengoordinasikan pembangunan infrastruktur agar program berjalan sesuai target.
"Ini adalah salah satu upaya serius pemerintah dan merupakan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan Kementerian Sosial, dengan dukungan pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kami di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan turut mengoordinasikan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah agar program ini berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, AHY juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sekolah, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi.
Baca juga : Afrika Selatan Vs Korea Selatan, Pengalaman Vs Kegentingan
"Di balik setiap pembangunan infrastruktur ada kerja keras yang terlihat maupun tidak terlihat, mulai dari proses perencanaan, pembebasan lahan, land clearing, hingga pembangunan konstruksi. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal pembangunan ini," tutup AHY.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya