Dark/Light Mode

Wakil Kepala BGN Tinjau Pelaksanaan MBG, Pastikan Sesuai Standar

Selasa, 14 Juli 2026 20:33 WIB
Sejumlah siswa SDN Meruyung, Depok, Jawa Barat, tampak ceria usah menyantap MBG, Senin (13/7/2026). (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Sejumlah siswa SDN Meruyung, Depok, Jawa Barat, tampak ceria usah menyantap MBG, Senin (13/7/2026). (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BGN memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, mulai dari kualitas menu, keamanan pangan, hingga proses distribusi kepada para penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Trenggono didampingi Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati meninjau langsung SDN Cikini 01, SDN Cikini 02, SMA Muhammadiyah 1, SPPG Jakarta Pusat Menteng Peganggsaan 1, dan SPPG Jakarta Pusat Johar Baru Kampung Rawa 2.

Trenggono menegaskan, program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, penyediaan bahan baku perlu memprioritaskan potensi pangan lokal dan melibatkan pelaku usaha di sekitar wilayah pelaksanaan program.

Baca juga : Prabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG

Ia menyatakan, Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah. SPPG perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya yang berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM.

“Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga oleh petani, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar," ujar Trenggono.

Trenggono mengingatkan, kualitas gizi tetap menjadi prioritas utama dalam setiap menu yang disajikan. Menu harian perlu mengandung protein hewani secara konsisten sebagai salah satu komponen penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah.

Baca juga : Pemerintah Serius Evaluasi Tata Kelola MBG, Kelompok 3B dan Daerah 3T Jadi Prioritas

"Kami ingin memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang lengkap dan seimbang. Karena itu, menu berbahan protein hewani, termasuk daging, perlu diupayakan tersedia secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan standar keamanan pangan, kecukupan gizi, dan ketersediaan bahan baku di masing-masing daerah," jelasnya.

Selain menekankan kualitas gizi, Trenggono juga memberikan sejumlah arahan kepada pengelola SPPG dan mitra untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar operasional. Ia meminta Kepala SPPG dan mitra aktif melakukan pendampingan saat kunjungan monitoring, rutin membangun komunikasi dengan sekolah, serta menghimpun masukan dari kepala sekolah, guru, peserta didik, dan penerima manfaat lainnya sebagai bahan evaluasi penyusunan menu.

BGN akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah dan berkomitmen memastikan program terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi generasi penerus bangsa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.